Jenis-Jenis Tempat Sentral Berdasarkan Pusat Pelayanan

Kompas.com - 30/10/2020, 16:22 WIB
Ilustrasi perdagangan shutterstock.comIlustrasi perdagangan

KOMPAS.comPusat pertumbuhan dapat dikaji melalui dua teori, salah satunya teori tempat sentral. Teori ini dikemukaan oleh Walter Christaller, tokoh geografi yang berasal dari Jerman.

Dilansir dari artikel jurnal Model Gravitasi sebagai Alat Pengukur Hinterland dari Central Palace (2000) karya Prasetyo Soepono, model tempat sentral merupakan model dengan perusahaan-perusahaan yang berorientasi pada pasar.

Dari penjelasan tersebut, dapat diartikan bahwa akses kepada konsumen merupakan faktor utama perusahaan dalam menentukan lokasi perusahaannya.

Tidak hanya sebuah lokasi yang diisi perusahaan-perusahaan yang berorientasi pada pasar, tempat sentral juga dapat berupa kota-kota besar, ibu kota provinsi, ibu kota kabupaten, kecamatan, dan sarana pendidikan.

Baca juga: Pusat Pertumbuhan: Definisi dan Teori

Keberadaan tempat sentral tersebut mempunyai pengaruh yang berbeda-beda, sesuai dengan besar kecilnya suatu wilayah. Akibat perbedaan tersebut, munculah tingkatan tempat sentral.

Misalnya, tingkatan kota sebagai pusat pelayanan masyarakat terdiri dari ibu kota negara, provinsi, kota atau kabupaten, kecamatan, dan desa atau kelurahan.

Pusat pelayanan 

Tingkatan tempat sentral juga bisa didasarkan pada jenis- jenis pusat pelayanan. Berdasarkan jenis pusat pelayanan, tingkatan tempat sentral dibedakan menjadi tiga jenis, sebagai berikut:

  • Tempat Sentral Berhierarki 3 (K=3)

Tempat sentral jenis ini merupakan pusat pelayanan berupa pasar yang senantiasa menyediakan kebutuhan barang-barang konsumsi bagi masyarakat yang tinggal di daerah sekitarnya.

Tempat sentral ini disebut juga kasus pasar optimal. Selain dapat memengaruhi wilayahnya sendiri, tempat sentral ini juga bisa memengaruhi sepertiga bagian dari wilayah di sekitarnya yang berbentuk heksagonal.

Baca juga: Hambatan Perdagangan Internasional

  • Tempat Sentral Berhierarki 4 (K=4)

Tempat sentral ini memberikan kemungkinan jalur lalu lintas yang paling efisien kepada daerah di sekitarnya. Tempat sentral ini disebut juga situasi lalu lintas optimum.

Selain memengaruhi wilayahnya sendiri, tempat sentral ini juga memengaruhi setengah bagian dari wilayah lain di sekitarnya yang berbentuk segi enam.

  • Tempat Sentral Berhierarki 7 (K=7)

Dalam buku Kamus Lengkap Istilah Geografi (2020) karya Tim Panca Aksara, tempat sentral ini memengaruhi seluruh bagian wilayah sekitarnya dan wilayahnya sendiri. Tempat sentral ini disebut juga situasi administrasi optimum.

Pembangunan tempat sentral ini fokus pada sektor sosial dan politik. Contoh tempat sentral berhierarki 7 adalah kota pusat pemerintahan.

Baca juga: Definisi dan Tujuan Perdagangan Internasional


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Konflik Palestina dan Israel

Sejarah Konflik Palestina dan Israel

Skola
Variasi Memegang Bet Shakehand Grip dalam Permainan Tenis Meja

Variasi Memegang Bet Shakehand Grip dalam Permainan Tenis Meja

Skola
Peristiwa Perang Teluk II (1990-1991)

Peristiwa Perang Teluk II (1990-1991)

Skola
Pembagian Kelas Kategori Dewasa dalam Pertandingan Pencak Silat

Pembagian Kelas Kategori Dewasa dalam Pertandingan Pencak Silat

Skola
Prinsip-Prinsip Manajemen

Prinsip-Prinsip Manajemen

Skola
Pembagian Kelas Kategori Remaja dalam Pertandingan Pencak Silat

Pembagian Kelas Kategori Remaja dalam Pertandingan Pencak Silat

Skola
Teori Pertumbuhan Ekonomi Walt W. Rostow

Teori Pertumbuhan Ekonomi Walt W. Rostow

Skola
Teori Permintaan Uang Keynes

Teori Permintaan Uang Keynes

Skola
Contoh Teks Diskusi Beserta Strukturnya

Contoh Teks Diskusi Beserta Strukturnya

Skola
Pembagian Kelas Kategori Pra-Remaja dalam Pertandingan Pencak Silat

Pembagian Kelas Kategori Pra-Remaja dalam Pertandingan Pencak Silat

Skola
Teori Permintaan Uang Klasik

Teori Permintaan Uang Klasik

Skola
Peristiwa Perang Teluk I (1980-1988)

Peristiwa Perang Teluk I (1980-1988)

Skola
Peraturan Dasar Pertandingan Pencak Silat

Peraturan Dasar Pertandingan Pencak Silat

Skola
Revolusi Beludru dan Runtuhnya Cekoslovakia

Revolusi Beludru dan Runtuhnya Cekoslovakia

Skola
Sejarah Runtuhnya Yugoslavia

Sejarah Runtuhnya Yugoslavia

Skola
komentar
Close Ads X