Upaya Pemerintah Mewujudkan Stabilitas Nasional

Kompas.com - 27/10/2020, 16:23 WIB
Bung Karno saat menghadiri rapat raksasa menyambut Proklamasi Kemerdekaan R.I di Lapangan Ikada Jakarta (Lapangan Monas), 19 September 1945 Arsip KompasBung Karno saat menghadiri rapat raksasa menyambut Proklamasi Kemerdekaan R.I di Lapangan Ikada Jakarta (Lapangan Monas), 19 September 1945

KOMPAS.com - Keadaan masyarakat Indonesia pasca kemerdekaan mengalami kekacauan dalam segala bidang kehidupan.

Dalam buku Sejarah Indonesia Modern (1200-2004) (2005) karya M.C Ricklefs, bidang ekonomi Indonesia mengalami krisis ekonomi nasional karena inflasi dan pengeluaran pemerintah yang kurang efisien.

Selain itu, masyarakat Indonesia dalam bidang sosial mengalami peningkatan jumlah penduduk dan urbanisasi dalam jumlah besar.

Dalam bidang politik, terjadi konflik ideologi antar partai dan lembaga pemerintah serta pergantian sistem pemerintahan dan konstitusi yang relatif cepat.

Baca juga: Kondisi Ekonomi Indonesia Pasca Pengakuan Kedaulatan

 

Sedangkan dalam bidang pertahanan dan keamanan, Indonesia menghadapi Agresi Militer Belanda serta pemberontakan dari beberapa daerah.

Dilansir dari Kementerian PPN Republik Indonesia atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (2008), berikut merupakan upaya pemerintah mewujudkan stabilitas nasional :

  • Bidang Ekonomi

Pemerintah Indonesia memberlakukan beberapa program demi stabilitas ekonomi nasional. Program ekonomi dalam negeri seperti Program Pinjaman Nasional (1946) diterapkan oleh pemerintah untuk mengembangkan pembangunan, membantu perusahaan dan membantu anggaran belanja negara.

Selain itu, pemerintah juga membentuk Badan Perancang Ekonomi untuk merencanakan strategi pembangunan ekonomi dalam kurun waktu 2-3 tahun pasca kemerdekaan.

Demi tercapainya stabilitas ekonomi nasional, pemerintah Indonesia juga mengadakan diplomasi dan kerja sama internasional.

Diplomasi dilakukan kepada negara-negara berkembang seperti India, Singapura dan Malaysia. Kerja sama internasional dilakukan dengan perusahaan-perusahaan swasta Amerika Serikat.

Baca juga: Kondisi Politik Indonesia Pasca Pengakuan Kedaulatan

  • Bidang Politik

Untuk meredakan konflik dan gejolak politik partai, Soekarno mencetuskan konsep Nasakom (Nasionalis Agamis dan Komunis) pada masa demokrasi terpimpin. Konsep Nasakom bertujuan untuk menyatukan tiga ideologi besar partai yang saling bertentangan demi kemajuan pembangunan Indonesia.

Dalam sistem ketatanegaraan, pemerintah Indonesia beberapa kali mengubah sistem pemerintahan dan konstitusi. Hal tersebut bertujuan untuk menemukan model pemerintahan yang pas untuk diterapkan di Indonesia.

  • Bidang Pertahanan Keamanan

Pemerintah Indonesia membentuk lembaga militer dan kepolisian demi terciptanya stabilitas bidang pertahanan dan keamanan Indonesia. Pada 5 Oktober 1945, Pemerintah Indonesia mendirikan Tentara Keamanan Rakyat yang sekarang berubah nama menjadi Tentara Nasional Indonesia.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga membentuk badan Kepolisian pada 1 Juli 1946. Pembentukan lembaga militer dan kepolisian ditujukan untuk memberantas pemberontakan, melawan agresi militer Belanda serta meningkatkan pertahanan dan keamanan negara.

Baca juga: Bagaimana Indonesia Diakui Kedaulatannya sebagai Negara?

  • Bidang Sosial

Pemerintah Indonesia menerapkan beberapa program penguatan kebangsaan dan karakter sebagai upaya mewujudkan stabilitas nasional dalam bidang sosial.

Program tersebut direalisasikan dengan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Selain itu, program transmigrasi juga ditempuh pemerintah agar tingkat pemerataan penduduk di Indonesia meningkat.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Contoh Musik Ansambel Tradisional di Indonesia

Contoh Musik Ansambel Tradisional di Indonesia

Skola
Rumus Einstein, E=MC2

Rumus Einstein, E=MC2

Skola
Rumus Cepat Rambat Gelombang

Rumus Cepat Rambat Gelombang

Skola
Asal-usul dan Isi Teori Ledakan Besar

Asal-usul dan Isi Teori Ledakan Besar

Skola
Masalah Sosial di Lingkungan Sekolah

Masalah Sosial di Lingkungan Sekolah

Skola
Apa Itu Endosimbiosis?

Apa Itu Endosimbiosis?

Skola
Masalah Sosial di Lingkungan Tempat Tinggal

Masalah Sosial di Lingkungan Tempat Tinggal

Skola
Sejarah Lahirnya Musik Barat

Sejarah Lahirnya Musik Barat

Skola
Pola Pengembangan Paragraf

Pola Pengembangan Paragraf

Skola
Rumah Panjang, Rumah Adat Provinsi Kalimantan Barat

Rumah Panjang, Rumah Adat Provinsi Kalimantan Barat

Skola
Teori Abiogenesis

Teori Abiogenesis

Skola
Efek Emisi Karbon pada Daerah Perairan

Efek Emisi Karbon pada Daerah Perairan

Skola
Pengaruh Penggunaan Pewarna Alami Batik

Pengaruh Penggunaan Pewarna Alami Batik

Skola
4 Teori Terbentuknya Negara

4 Teori Terbentuknya Negara

Skola
Tujuan Utama Kegiatan Pelatihan Pembatik dengan Pewarna Alami

Tujuan Utama Kegiatan Pelatihan Pembatik dengan Pewarna Alami

Skola
komentar
Close Ads X