Bagaimana Indonesia Diakui Kedaulatannya sebagai Negara?

Kompas.com - 26/10/2020, 19:10 WIB

Perundingan Linggarjati berlangsung pada 10 November 1946 di Kuningan, Jawa Barat untuk menyelesaikan masalah akibat Agresi Militer Belanda I.

Perwakilan Indonesia dalam perundingan ini diketuai oleh Sutan Sjahrir, perwakilan Belanda diketuai oleh Schermerhorn dengan mediator perundingan Lord Killearn dari Inggris.

  • Perundingan Renville

Perundingan Renville berlangsung pada 8 Desember 1947 di kapal USS Renville milik Amerika Serikat. Perwakilan Indonesia dipimpin oleh Amir Sjarifuddin, sedangkan Belanda diwakili oleh Abdulkadir Wijoyoatmojo. Hasil perundingan ini mempersempit wilayah Indonesia dengan adanya garis demarkasi Van Mook.

Baca juga: Kedaulatan Rakyat di Indonesia: Pengertian dan Peran Lembaga

  • Perundingan Roem Royen

Perundingan Roem Royyen berlangsung pada 14 April 1949 di Jakarta. Perwakilan Indonesia dalam perundingan ini adalah Moh. Roem, sedangkan Belanda diwakili oleh van Royen.

Hasil dari perundingan ini adalah pengambalian pemerintah RI ke Yogyakarta, pengembalian pemimpin Indonesia yang ditawan Belanda dan perencanaan Konferensi Meja Bundar.

  • Suasana Konferensi Meja Bundar yang digelar di Den Haag, Belanda mengakui kedaulatan Indonesia sebagai negara Republik Indonesia Serikat (RIS). Tanggal 17 Agustus 1950, lima tahun setelah Proklamasi Kemerdekaan, Indonesia kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).WIKIMEDIA COMMONS/Information Ministry/Davidelit Suasana Konferensi Meja Bundar yang digelar di Den Haag, Belanda mengakui kedaulatan Indonesia sebagai negara Republik Indonesia Serikat (RIS). Tanggal 17 Agustus 1950, lima tahun setelah Proklamasi Kemerdekaan, Indonesia kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
    Konferensi Meja Bundar

Konferansi Meja Bundar (KMB) berlangsung pada 21 Agustus - 2 November 1949 di Den Haag, Belanda. Dalam perundingan ini Indonesia diwakili oleh Moh.Hatta, kelompok negara federal diwakili Sultan Hamid II dan pihak Belanda diwakili Mr. van Marseeven.

Perundingan ini merupakan titik penting bagi Indonesia dalam upaya mendapatkan kedaulatan secara penuh. Belanda mengakui kedaulatan Indonesia dalam perundingan ini dan konflik bersenjata dapat diakhiri.

Baca juga: Konferensi Meja Bundar, Belanda Akui Kedaulatan Indonesia

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Bubungan Tinggi, Rumah Tradisional Kalimantan Selatan

Rumah Bubungan Tinggi, Rumah Tradisional Kalimantan Selatan

Skola
Contoh Manfaat Sumber Daya Alam bagi Kehidupan Manusia

Contoh Manfaat Sumber Daya Alam bagi Kehidupan Manusia

Skola
Menentukan Pasangan Asam Basa Konjugasi

Menentukan Pasangan Asam Basa Konjugasi

Skola
Rumah Lamin, Rumah Adat Kalimantan Timur

Rumah Lamin, Rumah Adat Kalimantan Timur

Skola
Teori Asal-Usul Kehidupan

Teori Asal-Usul Kehidupan

Skola
Teori Darwin

Teori Darwin

Skola
Teori Biogenesis

Teori Biogenesis

Skola
Sunan Kudus, Menghormati Ajaran Hindu

Sunan Kudus, Menghormati Ajaran Hindu

Skola
Daftar Taman Nasional di Indonesia

Daftar Taman Nasional di Indonesia

Skola
Sunan Drajat, Mengajarkan 'Catur Piwulang'

Sunan Drajat, Mengajarkan "Catur Piwulang"

Skola
Sunan Giri, Menyebarkan Islam Lewat Permainan Kanak-kanak

Sunan Giri, Menyebarkan Islam Lewat Permainan Kanak-kanak

Skola
Seni Kolase dan Caranya

Seni Kolase dan Caranya

Skola
Sunan Muria, Berdakwah dengan 'Topo Ngeli'

Sunan Muria, Berdakwah dengan "Topo Ngeli"

Skola
Deklamasi Puisi dan Tanda Jeda

Deklamasi Puisi dan Tanda Jeda

Skola
Rumah Betang, Rumah Adat Kalimantan Tengah

Rumah Betang, Rumah Adat Kalimantan Tengah

Skola
komentar
Close Ads X