Norma Tata Cara: Definisi dan Contohnya

Kompas.com - 24/10/2020, 18:41 WIB
Ilustrasi norma tata cara KOMPAS.com/Gischa PrameswariIlustrasi norma tata cara

 

KOMPAS.com – Kehidupan manusia memang tidak bisa lepas dari berbagai aturan yang ada di masyarakat. Hal-hal sederhana seperti cara berbuat sesuatupun juga diatur di dalam masyarakat.

Tujuannya agar perbuatan setiap anggota masyarakat senantiasa sesuai dengan tata cara yang berlaku di dalam masyarakat. Aturan yang mengatur masalah ini adalah norma tata cara.

Dilansir dari buku Pengantar Ringkas Sosiologi: Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial (2020) karya Elly M. Setiadi, norma tata cara adalah kebiasaan-kebiasaan yang berlaku sebagai produk dari hubungan antar individu di dalam masyarakat.

Norma tata cara atau disebut juga usage berhubungan dengan perilaku pribadi seorang individu dalam masyarakat.

Baca juga: Norma Kesusilaan: Definisi dan Peran

Dalam buku Kamus Sosiologi (2012) karya Agung Tri Haryanta dan Eko Sujatmiko, dijelaskan bahwa norma tata cara memiliki daya ikat yang sangat lemah dibandingkan dengan norma-norma yang lain.

Hal ini disebabkan karena pelanggaran terhadap norma tata cara hanya menimbulkan sanksi berupa penilaian tidak pantas atau dianggap kurang sopan oleh anggota masyarakat lainnya.

Bisa diartikan bahwa sanksi yang diperoleh apabila melanggar norma ini tidak terlalu berat. Meskipun tidak terlalu berat, apabila seorang anggota masyarakat melakukan pelanggaran terhadap norma ini secara terus menerus.

Bisa saja masyarakat bakal mengasingkan atau mengucilkan orang tersebut karena dianggap memiliki perilaku yang buruk.

Baca juga: Norma Agama: Definisi dan Fungsi

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Konflik Palestina dan Israel

Sejarah Konflik Palestina dan Israel

Skola
Variasi Memegang Bet Shakehand Grip dalam Permainan Tenis Meja

Variasi Memegang Bet Shakehand Grip dalam Permainan Tenis Meja

Skola
Peristiwa Perang Teluk II (1990-1991)

Peristiwa Perang Teluk II (1990-1991)

Skola
Pembagian Kelas Kategori Dewasa dalam Pertandingan Pencak Silat

Pembagian Kelas Kategori Dewasa dalam Pertandingan Pencak Silat

Skola
Prinsip-Prinsip Manajemen

Prinsip-Prinsip Manajemen

Skola
Pembagian Kelas Kategori Remaja dalam Pertandingan Pencak Silat

Pembagian Kelas Kategori Remaja dalam Pertandingan Pencak Silat

Skola
Teori Pertumbuhan Ekonomi Walt W. Rostow

Teori Pertumbuhan Ekonomi Walt W. Rostow

Skola
Teori Permintaan Uang Keynes

Teori Permintaan Uang Keynes

Skola
Contoh Teks Diskusi Beserta Strukturnya

Contoh Teks Diskusi Beserta Strukturnya

Skola
Pembagian Kelas Kategori Pra-Remaja dalam Pertandingan Pencak Silat

Pembagian Kelas Kategori Pra-Remaja dalam Pertandingan Pencak Silat

Skola
Teori Permintaan Uang Klasik

Teori Permintaan Uang Klasik

Skola
Peristiwa Perang Teluk I (1980-1988)

Peristiwa Perang Teluk I (1980-1988)

Skola
Peraturan Dasar Pertandingan Pencak Silat

Peraturan Dasar Pertandingan Pencak Silat

Skola
Revolusi Beludru dan Runtuhnya Cekoslovakia

Revolusi Beludru dan Runtuhnya Cekoslovakia

Skola
Sejarah Runtuhnya Yugoslavia

Sejarah Runtuhnya Yugoslavia

Skola
komentar
Close Ads X