Kompas.com - 22/10/2020, 14:45 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Pergaulan bebas adalah salah satu bentuk perilaku menyimpang. Pergaulan bebas berarti jalinan pertemanan yang melewati batas peraturan atau norma yang berlaku di masyarakat.

Keluarga yang kurang harmonis, memilih lingkungan pertemanan yang salah serta keadaan ekonomi adalah beberapa faktor penyebab pergaulan bebas.

Terjadinya pergaulan bebas memberikan pengaruh bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat.

Dampak pergaulan bebas

Pergaulan bebas membawa dampak negatif, salah satunya dalam bidang kesehatan.

Baca juga: Pengertian, Ciri-Ciri dan Faktor Penyebab Pergaulan Bebas 

Menurut Salman Al Farisi dalam Buku Pergaulan Bebas (2017), salah satu dampak utama dari pergaulan bebas adalah terkena HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus) dan (Acquired Immune Deficiency Syndrome).

Selain terkena HIV/AIDS, ada tiga dampak negatif lainnya dari pergaulan bebas, yakni:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Kenakalan remaja

Kenakalan remaja menerupakan tingkah laku yang menyalahi norma yang berlaku dalam suatu masyarakat yang dilakukan pada usia remaja (12-18 tahun).

Karena remaja mempunyai keingintahuan yang tinggi akan hal-hal baru. Kenakalan remaja telah menjadi sebuah fenomena sosial yang tidak terbantahkan lagi. 

Pergaulan bebas atau pergaulan yang salah bisa menyebabkan terjadinya kenakalan remaja.

Contohnya adalah tawuran, pencurian, menggunakan obat terlarang, kurang ajar atau membantah perintah orang tua.

Baca juga: Nilai-Nilai Penting Sumpah Pemuda

  • Gangguan kesehatan karena mengonsumsi narkoba

Mengonsumsi serta menyalahgunakan narkoba termasuk dalam pergaulan bebas dan bisa menyebabkan penggunanya kecanduan bahkan mengalami gangguan kesehatan.

Contohnya adalah halusinasi, tertular penyakit menular, over dosis, gangguan sistem saraf dan jantung, serta kematian.

  • Pendidikan menjadi terhambat

Pergaulan bebas juga sangat berpengaruh pada pendidikan.

Nilai menurun, sulit berkonsentrasi dalam belajar bahkan terpaksa keluar dari sekolah adalah salah satu dampak pergaulan bebas dalam bidang pendidikan.

Cara menanggulangi pergaulan bebas

Lingkungan keluarga adalah lingkungan yang berperan penting dalam memberikan pondasi yang kuat bagi para remaja.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji saat memberikan amanat Apel Besar Pelajar SMP SMA Sederajat se-eks Wiltabes Semarang dalam rangka Mewujudkan Pelajar sebagai Pelopor Tertib Hukum dan Berlalulintas untuk Memerangi Narkoba, Kenakalan Remaja dan Radikalisme, di Mapolres Semarang, Kamis (9/2/2017).Kompas.com/ Syahrul Munir Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji saat memberikan amanat Apel Besar Pelajar SMP SMA Sederajat se-eks Wiltabes Semarang dalam rangka Mewujudkan Pelajar sebagai Pelopor Tertib Hukum dan Berlalulintas untuk Memerangi Narkoba, Kenakalan Remaja dan Radikalisme, di Mapolres Semarang, Kamis (9/2/2017).
Pada masa masih kecil sebenarnya harus di berikan perhatian yang lebih agar nantinya ketika sudah dewasa tidak sampai terjerumus dalam pergaulan bebas.

Baca juga: Sebutan Pramuka di Berbagai Negara

Berikut cara menanggulangi pergaulan bebas

  • Mengisi waktu luang dengan berbagai kegiatan positif, misalkan mengembangkan bakat atau berolahraga.
  • Memilih lingkungan pertemanan yang baik.
  • Menjalin serta menjaga hubungan yang harmonis dengan orang tua.
  • Menambah wawasan serta pengetahuan, khususnya tentang dampak pergaulan bebas.
  • Hindari menonton konten pornografi.

Pergaulan bebas harus dihindari karena membawa dampak buruk, baik dalam bidang kesehatan ataupun pendidikan.

Ayo hindari pergaulan bebas dan lakukan kegiatan positif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persamaan Serta Perbedaan Antara Lumut dan Tumbuhan Paku

Persamaan Serta Perbedaan Antara Lumut dan Tumbuhan Paku

Skola
Bagaimana Proses Komunikasi Massa?

Bagaimana Proses Komunikasi Massa?

Skola
7 Fungsi Komunikasi Massa

7 Fungsi Komunikasi Massa

Skola
Alasan Dibalik Bentuk Tetesan Air Hujan yang Bulat

Alasan Dibalik Bentuk Tetesan Air Hujan yang Bulat

Skola
Contoh Aplikasi GLB dan GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh Aplikasi GLB dan GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari

Skola
Komunikasi Massa: Pengertian Menurut Para Ahli dan Cirinya

Komunikasi Massa: Pengertian Menurut Para Ahli dan Cirinya

Skola
12 Prinsip Komunikasi

12 Prinsip Komunikasi

Skola
Karakteristik Benua Australia

Karakteristik Benua Australia

Skola
Tujuan-Tujuan Seni Lukis

Tujuan-Tujuan Seni Lukis

Skola
Hasil Pertanian Negara Jerman

Hasil Pertanian Negara Jerman

Skola
Ciri-ciri Tari Kontemporer

Ciri-ciri Tari Kontemporer

Skola
Contoh Soal Barisan Geometri dan Pembahasannya

Contoh Soal Barisan Geometri dan Pembahasannya

Skola
Etika Komunikasi: Pengertian dan Fungsinya

Etika Komunikasi: Pengertian dan Fungsinya

Skola
Apa itu Komunikasi yang Efektif dan Bagaimana Contohnya?

Apa itu Komunikasi yang Efektif dan Bagaimana Contohnya?

Skola
Proses dan Fungsi Komunikasi Menurut Para Ahli

Proses dan Fungsi Komunikasi Menurut Para Ahli

Skola
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.