Kompas.com - 22/10/2020, 14:13 WIB

KOMPAS.com - Peristiwa Sumpah Pemuda merupakan salah satu titik penting dalam sejarah pergerakan kebangsaan Indonesia.

Kongres Pemuda dan Sumpah Pemuda menandakan bahwa nasionalisme bukan hanya milik organisasi-organisasi politik, namun juga milik para pemuda dan pelajar.

Sumpah Pemuda dideklarasikan dalam Kongres Pemuda II pada 27-28 Oktober 1928. Kongres Pemuda II terlaksana atas gagasan dari Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI).

Berikut merupakan isi dari Sumpah Pemuda:

  1. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah satu tanah air Indonesia
  2. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa satu bangsa Indonesia
  3. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan Bahasa Indonesia

Baca juga: Sumpah Pemuda, Menandai Periode Penegas Kemerdekaan Bangsa Indonesia

Dalam buku Sejarah Indonesia Modern: 1200-2004 (2008) karya M.C Ricklefs, Kongres Pemuda II dihadiri oleh banyak perhimpunan dan organisasi pemuda daerah seperti PPPI, Jong Java, Jong Sumatra, Jong Batak, Jong Celebes, Jong Ambon, Jong Islamieten, Jong Katholik, Pemuda Kaum Betawi dan lainnya.

Hasil Kongres Pemuda pada perkembangannya dijadikan sebagai dasar dalam upaya perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia. Dalam Kongres Pemuda II, lagu kebangsaan Indonesia Raya karya W.R Supratman untuk pertama kalinya dikumandangkan.

Gedung Sumpah PemudaKOMPAS/JB SURATNO Gedung Sumpah Pemuda
Nilai-nilai penting Sumpah Pemuda

Peristiwa Sumpah Pemuda mengandung banyak nilai-nilai penting yang wajib kita lestarikan dan terapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, berikut merupakan nilai-nilai penting Sumpah Pemuda :

  • Nilai persatuan

Peristiwa Sumpah Pemuda yang dihadiri oleh perhimpunan dan organisasi daerah dari seluruh Indonesia menandakan adanya persatuan dalam proses memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Baca juga: Latar Belakang Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda juga telah membuktikan bahwa perbedaan suku, bangsa, ras dan bahasa tidak menjadi penghalang dalam upaya perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.