Dominasi: Dampak Interaksi Antar-kelompok Sosial

Kompas.com - 21/10/2020, 15:57 WIB
Ilustrasi dominasi antarkelompok sosial KOMPAS.com/Gischa PrameswariIlustrasi dominasi antarkelompok sosial

KOMPAS.com – Interaksi antarkelompok sosial dapat memunculkan fenomena sosial dan budaya yang baru.

Di sisi lain, interaksi antarkelompok sosial juga bisa menyebabkan konflik apabila muncul ketidakseimbangan kekuatan dalam interaksi tersebut.

Sebuah konflik dapat terjadi apabila dalam interaksi diikuti proses dominasi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, dominasi merupakan penguasaan pihak yang lebih kuat terhadap pihak yang lebih lemah.

Dominasi antarkelompok terjadi apabila suatu kelompok menguasai kelompok yang lain.

Contohnya suatu kelompok etnis mendominasi kelompok etnis yang lain, suatu kelompok ras mendominasi kelompok ras yang lain, dan sebagainya.

Baca juga: Status dan Peran Sosial dalam Studi Sosiologi

Selain itu, dominasi antarkelompok sosial erat kaitannya dengan keberadaan kelompok mayoritas dan kelompok minoritas.

Keberadaan kelompok mayoritas dapat diukur berdasarkan jumlah anggota dan kekuatan kelompoknya. Jumlah anggota yang lebih banyak dan kekuatan yang lebih kuat memudahkan kelompok mayoritas dalam menguasai kelompok minoritas.

Halaman:

Sumber KBBI
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X