Kompas.com - 16/10/2020, 15:38 WIB
Ilustrasi pembuatan batik Yogyakarta. DOK. SHUTTERSTOCK/ASEP DWI KURNIAWANIlustrasi pembuatan batik Yogyakarta.

KOMPAS.com - Keunikan produk hasil karya seni kriya setiap daerah di wilayah Indonesia cukup menarik. Hal ini dikarenakan setiap tempat memiliki keunikan dan kekhasan masing-masing.

Produk hasil seni kriya yang bisa dinikmati, ternyata memiliki proses dalam penciptaannya. Proses ini disebut sebagai rancangan seni kriya daerah setempat.

Dalam seni kriya terdapat beberapa teknik yang dibagi kedalam dua dan tiga dimensi.

Seni kriya dua dimensi

Dalam seni kriya dua dimensi, terbagi menjadi tiga teknik, yaitu:

  • Teknik membatik

Dikutip dari Asti M. dan Ambar B. Arini dalam buku Batik : Warisan Adiluhung Nusantara (2011), secara etimologi dan terminologinya, batik merupakan rangkaian kata mbat dan tik.

Baca juga: Jenis-Jenis Seni Kriya

Mbat dalam bahasa Jawa mewakili ngembat atau melempar berkali-kali, sedangkan tik berasal dari kata titik.

Dilansir dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, batik berarti kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya melalui proses tertentu.

Pembuatan kerajinan batik sendiri menggunakan beberapa teknik yang sering dipakai di Nusantara:

  1. Batik tulis, pembuatannya menggunakan canting untuk menorehkan cairan lilin (malam) panas sesuai pola yang sudah digambar pada kain.
  2. Batik cap, menggunakan stempel (cap) yang terbuat dari tembaga dan dicelupkan ke cairan lilin sebelum ditempel di kain.
  3. Batik sablon, proses cetak dengan metode sablon (hand print).
  4. Batik printing, mirip dengan sablon, pembuatan batik ini menggunakan mesin cetak untuk menghasilkan batik pada kain.
  5. Batik lukis, pembuatan batik dengan teknik lukis tanpa ada aturan tertentu.

Baca juga: Aliran Seni Rupa Pop Art: Pengertian dan Sejarahnya

  • Teknik tenun

Tenun adalah hasil kerajinan yang berupa bahan (kain) yang dibuat dari benang (kapas, sutra, dan sebagainya) dengan cara memasuk-masukkan pakan secara melintang pada lungsin.

  • Teknik bordir atau sulam

Dikutip dari Suhersono dalam buku Desain Bordir Motif Fauna (2005), istilah bordir diambil dari bahasa inggris Embroidery yang artinya sulaman, karena itu bordir identik dengan sulam. Sehingga, masyarakat lebih mengenal istilah bordir dari pada sulam.

Halaman:

Sumber KBBI
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Skola
Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Skola
Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Skola
Alat Musik Daerah Maluku

Alat Musik Daerah Maluku

Skola
Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Skola
Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Skola
Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Skola
Ganda, Alat Musik Daerah Sulawesi Tengah

Ganda, Alat Musik Daerah Sulawesi Tengah

Skola
Kolintang, Alat Musik Tradisional Sulawesi Utara

Kolintang, Alat Musik Tradisional Sulawesi Utara

Skola
Keunikan Alat Musik Tradisional Bali

Keunikan Alat Musik Tradisional Bali

Skola
Tuma, Alat Musik Khas Kalimantan Barat

Tuma, Alat Musik Khas Kalimantan Barat

Skola
8 Alat Musik Daerah NTT

8 Alat Musik Daerah NTT

Skola
Alat Musik Tradisional Kalimantan Utara

Alat Musik Tradisional Kalimantan Utara

Skola
Bisakah Serigala Dijinakkan?

Bisakah Serigala Dijinakkan?

Skola
Kisah Sedih di Balik Kepunahan Burung Dodo

Kisah Sedih di Balik Kepunahan Burung Dodo

Skola
komentar
Close Ads X