Pengolahan Bahan Serat

Kompas.com - 12/10/2020, 14:00 WIB
Proses pemintalan benang bahan baku kain lurik di rumah produksi Kurnia Lurik, Dusun Krapyak Wetan, Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, DI Yogyakarta. KOMPAS/WAWAN H PRABOWOProses pemintalan benang bahan baku kain lurik di rumah produksi Kurnia Lurik, Dusun Krapyak Wetan, Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, DI Yogyakarta.

KOMPAS.com - Sebelum membuat kerajian tentunya terlebih dahulu harus melakukan proses pengolahan terhadap tekstil. 

Pengolahan dapat dilakukan secara manual dengan tenaga manusia atau modern dengan mesin. 

Pengolahan bahan serat alam memerlukan proses panjang yang pada akhirnya bisa dijadikan bahan pembuatan kerajinan.

Dilansir Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), bahan serat yang akan digunakan untuk tekstil melewati beberapa proses untuk dijadikan benang dan juga kain.

Baca juga: Pengertian Serat Alam

Sifat-sifat serat akan berpengaruh terhadap cara pengolahan benang atau kain baik pengolahan secara mekanik maupun pengolahan secara kimia.  

Beberapa langkah proses pengolahan serat menjadi benang sebagai berikut:

  • Pemintalan benang (Spinning)

Bahan baku serat kapas yang sudah dikumpulkan, diolah dengan pembukaan serat, melakukan pembersihan dan pencampuran serat.

Serat-serat yang datang dalam wujud masih bergumpal akan diurai dan dibersihkan. Kegiatan ini menggunakan mesin yang disebut mesin blowing. 

Serat yang sudah bersih kemudian diurai dan dipisah sesuai ukuran panjang pendeknya. Mesin yang bertugas melakukan ini bernama mesin carding.

Baca juga: Jenis dan Karakteristik Bahan Serat

  • Penggulungan benang

Proses selanjutnya setelah sesuai ukuran, serat akan melalui proses penarikan dan penggulungan menjadi ukuran tertentu. Mesin yang bertugas melakukan ini adalah mesin roving.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X