Kompas.com - 10/10/2020, 20:37 WIB
Ilustrasi amoeba Naeglaria fowleri, protozoa yang menyebabkan infeksi otak mematikan. Ilustrasi amoeba Naeglaria fowleri, protozoa yang menyebabkan infeksi otak mematikan.

KOMPAS.com - Protista diklasifikasikan menjadi tiga kelompok yakni Protista yang menyerupai hewan, tumbuhan, dan juga jamur.

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, Protista yang menyerupai hewan disebut dengan protozoa. Kata protozoa berasal dari bahasa Yunani “protos” yang berarti pertama, dan “zoon” yang berarti hewan.

Maka Protista menurut namanya adalah hewan pertama yang ada di bumi.

Protozoa memiliki kemampuan untuk bergerak bebas seperti hewan dengan bantuan alat gerak.

Alat gerak yang dimiliki protozoa berbeda-beda namun dapat diklasifikasikan menjadi empat kelompok yaitu flagellata, ciliata, rizhopoda, dan sporozoa.

Baca juga: Otak Anak Usia 12 Tahun Dimakan Amoeba

Berdasarkan alat geraknya ini, protozoa terbagi menjadi:

Flagellata

Flagellata adalah protozoa yang bergerak dengan flagel atau rambut cambuk. Rambut cambuk flagellata muncul dari dalam sel, berbentuk panjang dan mirip dengan ekor yang membantunya untuk bergerak bebas di dalam air.

KOMPAS.com/SILMI NURUL UTAMI protozoa flagelata

Flagelatta ada yang dapat berfotosintesis (Autotrof), namun ada juga yang mengambil makanan dari sekitarnya (heterotrof).

Kebanyakan flagellata adalah parasit penyebab penyakit seperti trypanosome dan giardia.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X