Faktor Oksigen pada Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Kompas.com - 09/10/2020, 22:33 WIB
Kondisi hutan bakau warga bajau serumpun yang subur. Mereka memperjuangkan pelestarian hutan ini untuk kehidupan masa depan yang lebih baik. KOMPAS.COM/ROSYID A AZHARKondisi hutan bakau warga bajau serumpun yang subur. Mereka memperjuangkan pelestarian hutan ini untuk kehidupan masa depan yang lebih baik.

KOMPAS.com - Apakah tumbuhan memerlukan oksigen? Bukankah tumbuhan dapat menghasilkan okeigen dari proses fotosisntesis. Jadi, menurutmu apakah tumbuhan bisa hidup tanpa oksigen?

Dilansir dari Cropnutrition, tumbuhan menghasilkan oksigen dari proses fotosintesis. Namun hanya daun, batang, bunga, dan buah yang mendapat oksigen dari hasil fotosintesis. Lalu bagaimana dengan akar yang berada di dalam tanah dimana tidak ada proses fotosintesis?.

Apakah akar juga membutuhkan oksigen? Jawabannya adalah iya, akar tumbuhan juga memerlukan oksigen. Akar tumbuhan mendapat pasokan udara dari ruang ruang kosong dalam tanah yang dibuat oleh cacing tanah.

Itulah mengapa para petani akan menggemburkan tanah dengan cangkul agar tumbuhan bisa tumbuh dengan baik.

Baca juga: Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

 

Dikutip dari The Morphogenetic Effect of Oxygen on Roots (1964), tentu saja menggemburkan tanah adalah cara untuk memperbanyak ruang sehingga oksigen dapat lebih banyak masuk kedalam tanah atau biasa disebut dengan aerasi.

Sehingga akarpun dapat mendapat pasokan oksigen lebih besar dan menyerap lebih banyak nutrisi dan tumbuh dengan cepat. Tanpa adanya oksigen dalam tanah, akar akan kehilangan kemampuannya menyerap nutrisi dan tumbuhan akan mati.

Oksigen berperan penting pada penyerapan nutrien oleh akar tumbuhan. Oksigen dapat mendorong masuk nutrien-nutrien dari dalam tanah seperti nitrogen, amonia, dan sulfur masuk kedalam dinding sel akar.

Nutrient-nutrien ini kemudian digunakan untuk membentuk jaringan baru tumbuhan sehingga tumbuhan dapat bertambah besar.

Baca juga: Penjelasan Dokter soal Happy Hypoxia: Penderita Covid-19 Tak Sesak Napas meski Kekurangan Oksigen

Oleh karena itu, kita tidak boleh menyiram tanaman dalam pot dengan terlalu banyak air karena tanaman akan tenggelam. Tenggelam di sini berarti berkurangnya pasokan oksigen dalam tanah karena air mengikat lebih sedikit oksigen daripada tanah.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Bubungan Tinggi, Rumah Tradisional Kalimantan Selatan

Rumah Bubungan Tinggi, Rumah Tradisional Kalimantan Selatan

Skola
Contoh Manfaat Sumber Daya Alam bagi Kehidupan Manusia

Contoh Manfaat Sumber Daya Alam bagi Kehidupan Manusia

Skola
Menentukan Pasangan Asam Basa Konjugasi

Menentukan Pasangan Asam Basa Konjugasi

Skola
Rumah Lamin, Rumah Adat Kalimantan Timur

Rumah Lamin, Rumah Adat Kalimantan Timur

Skola
Teori Asal-Usul Kehidupan

Teori Asal-Usul Kehidupan

Skola
Teori Darwin

Teori Darwin

Skola
Teori Biogenesis

Teori Biogenesis

Skola
Sunan Kudus, Menghormati Ajaran Hindu

Sunan Kudus, Menghormati Ajaran Hindu

Skola
Daftar Taman Nasional di Indonesia

Daftar Taman Nasional di Indonesia

Skola
Sunan Drajat, Mengajarkan 'Catur Piwulang'

Sunan Drajat, Mengajarkan "Catur Piwulang"

Skola
Sunan Giri, Menyebarkan Islam Lewat Permainan Kanak-kanak

Sunan Giri, Menyebarkan Islam Lewat Permainan Kanak-kanak

Skola
Seni Kolase dan Caranya

Seni Kolase dan Caranya

Skola
Sunan Muria, Berdakwah dengan 'Topo Ngeli'

Sunan Muria, Berdakwah dengan "Topo Ngeli"

Skola
Deklamasi Puisi dan Tanda Jeda

Deklamasi Puisi dan Tanda Jeda

Skola
Rumah Betang, Rumah Adat Kalimantan Tengah

Rumah Betang, Rumah Adat Kalimantan Tengah

Skola
komentar
Close Ads X