Kompas.com - 05/10/2020, 15:45 WIB
Salah satu gelaran budaya seni tari dalam Festival Danau Kelimutu di Stadion Marilonga, Ende, Nusa Tenggara Timur, Jumat (22/11/2013).
KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARISalah satu gelaran budaya seni tari dalam Festival Danau Kelimutu di Stadion Marilonga, Ende, Nusa Tenggara Timur, Jumat (22/11/2013).

KOMPAS.com - Seni tari sangat berhubungan dengan masyarakat dan budaya disekitarnya. Seni tari dalam masyarakat begitu lekat, karena hampir setiap kegiatan selalu menampilkan pertunjukan tari.

Kebiasaan tersebut terdiri atas kegiatan simbolis kemasyarakatan dengan aturan tertentu yang
dilakukan secara turun-temurun.

Kemudian disepakati bersama sebagai bagian dari adat istiadat masyarakat setempat. 

Dikutip buku Pengetahuan Elementer Tari (1986) karya Sedyawati, tari adalah salah satu bentuk pernyataan budaya. Oleh karena itu maka sifat, gaya dan fungsi tari selalu tak dapat dilepaskan dari kebudayaan yang menghasilkannya.

Baca juga: Seni Tari: Pengertian dan Gerak Tari

Fungsi tari

Dalam perkembangannya, seni tari dipengaruhi perkembangan masyarakat dan budayanya. Dilansir dari buku Telaah Teoretis  Seni Tari (1994) karya Jazuli, fungsi tari dibedakan menjadi beberapa dan itu berhubungan erat dalam kehidupan masyarakat. 

Berikut fungsi tari:

Tari sebagai sarana upacara

Tari dapat berfungsi sebagai sarana upacara. Pada zaman sebelum masuknya agama ke Indonesia, tari menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan spiritualisme masyarakat Indonesia.

Lambat laun dengan perkembangan zaman, kesakralan tari upacara ini telah berkurang di beberapa daerah. Namun, masih ada daerah menjalankan tradisi tersebut hingga sekarang. 

Dalam tari sebagai sarana upacara dibedakan menjadi tiga, yakni: 

  • Fungsi dalam upacara keagamaan

Tak jarang dalam prosesi keagamaan juga menggunakan tari-tarian dan ini hampir disetiap daerah ada.

Seni tari tradisional dalam Sail Tomini, di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (19/9/2015).KOMPAS.COM/INDRA AKUNTONO Seni tari tradisional dalam Sail Tomini, di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (19/9/2015).

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X