Kompas.com - 02/10/2020, 13:09 WIB
Gedung sekolah pada zaman Belanda dulu masing2 Europeache Lagere School dan Tweede Unlandeche School di jalan Abd. Rachman Saleh dan Christelijke Mulo di Jl. Kwini, Jakarta akan dikembalikan fungsinya selaku sekolah lagi oleh pemerintah DKI Jaya. Kini ketiga gedung itu dipakai sebagai kompleks perumahan tinggal. Pemerintah DKI bermaksud memindahkan penghuni2nya ke Cengkareng; seperti halnya penghuni ex Gedung Stovia. Gambar: dua dari tiga sekolah itu. Arsip KOMPASGedung sekolah pada zaman Belanda dulu masing2 Europeache Lagere School dan Tweede Unlandeche School di jalan Abd. Rachman Saleh dan Christelijke Mulo di Jl. Kwini, Jakarta akan dikembalikan fungsinya selaku sekolah lagi oleh pemerintah DKI Jaya. Kini ketiga gedung itu dipakai sebagai kompleks perumahan tinggal. Pemerintah DKI bermaksud memindahkan penghuni2nya ke Cengkareng; seperti halnya penghuni ex Gedung Stovia. Gambar: dua dari tiga sekolah itu.

KOMPAS.com - Kolonialisme dan imperialisme yang terjadi di Indonesia tidak hanya memberikan dampak di bidang politik, ekonomi, dan sosial-budaya, melainkan berdampak pada dunia pendidikan.

Tujuan kolonialisme dan imperialisme hampir sama, yaitu menguasai suatu wilayah serta membangun masyarakatnya yang masih dinilai terbelakang.

Bangsa-bangsa Eropa yang berlayar untuk menemukan wilayah baru, tentu membawa paham dan pemikirannya untuk disebarkan ke wilayah jajahan termasuk Indonesia.

Sehingga hal tersebut juga memengaruhi sistem pendidikan di Indonesia masa kolonialisme dan imperialisme.

Baca juga: STOVIA, Sekolah Kedokteran yang Melahirkan Tokoh Pergerakan Nasional

Dampak pendidikan

Dalam buku Sejarah Indonesia Modern (2008) karya MC Ricklefs, dampak pada pendidikan dapat dilihat dari adanya sekolah-sekolah Kristen yang tersebar di berbagai wilayah, seperti Minahasa dan Jawa.

Dampak lain adalah munculnya beberapa orang pribumi yang mengenyam pendidikan sampai gelar doktor di Belanda, salah satunya yakni Hoesein Djajadiningrat.

Perkembangan pendidikan ini juga didukung dengan dibukanya sekolah tinggi tingkat universitas tanpa memandang ras di Indonesia yaitu:

  • Technische Hogeschool atau “sekolah tinggi teknik” di Bandung
  • Rechtshoogeschool atau “sekolah tinggi hukum”
  • Geneeskundige Hogeschool atau “sekolah tinggi kedokteran”

Baca juga: Bagaimana Strategi Perang Jenderal Sudirman Ketika Melawan Belanda?

Bangunan HKS, atau sekolah pendidikan guru di Purworejo, Jawa Tengah.Dok. Roemah Toea Bangunan HKS, atau sekolah pendidikan guru di Purworejo, Jawa Tengah.
Keberadaan sekolah

Dikutip dari buku Sejarah Pendidikan di Indonesia Zaman Penjajahan (1993) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, menjelaskan dampak kolonialisme dan imperialisme dalam bidang pendidikan tampak dengan adanya gagasan untuk menyelenggarakan pendidikan modern untuk golongan pribumi atau bumiputera dan Eropa.

Beberapa sekolah yang didirikan adalah:

  • Sekolah Rendah Eropa atau Europeesche Lagere School (ELS)
  • Sekolah Bumiputera atau Hollandsch inlandsche School (HIS)
  • Sekolah Desa atau Volkschool atau disebut juga dengan Sekolah Rakyat
  • Sekolah Lanjutan atau Vervolgschool
  • Sekolah Peralihan atau Schakelschool

Baca juga: Perang Padri, Perang Saudara yang Berubah Melawan Belanda

Selain itu juga ada sekolah menengah umum dan kejuruan yang didirikan, seperti:

  • MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs)
  • AMS (Algemene Middelbare School)
  • Hogere Burger School (HBS)
  • Sekolah Pengajaran Perniagaan
  • Sekolah Pengajaran Pertanian
  • Sekolah Hakim Tinggi


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X