Hewan dan Tumbuhan Langka di Indonesia

Kompas.com - 02/09/2020, 20:45 WIB
Harimau sumatera (Panthera tigris Sumatrae) terlihat di kandang saat menjalani proses observasi di Kawasan Konservasi Tambling, Lampung, Kamis (23/1/2020). Harimau yang diduga menerkam warga di Sumatera Selatan ini akan menjalani observasi di Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGHarimau sumatera (Panthera tigris Sumatrae) terlihat di kandang saat menjalani proses observasi di Kawasan Konservasi Tambling, Lampung, Kamis (23/1/2020). Harimau yang diduga menerkam warga di Sumatera Selatan ini akan menjalani observasi di Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC).
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Keanekaragaman Hayati Indonesia memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan negara lain.

Keunikannya adalah disamping memiliki keanekragaman hayati yang tinggi, Indonesia mempunyai areal tipe Indomalaya yang luas, juga tipe Oriental, Australia, dan peralihannya.

Selain itu di Indonesia terdapat banyak hewan dan tumbuhan langka, serta hewan dan tumbuhan endemik (penyebaran terbatas).

Hewan dan tumbuhan langka

Dikutip situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), tingginya keanekaragaman hayati di Indonesia terlihat dari berbagai macam ekosistem yang ada di Indonesia.

Baca juga: Keanekaragaman Hayati Indonesia

Di Indonesia banyak terdapat hewan dan tumbuhan yang telah langka.

Berikut hewan langka di Indonesia:

  • Babirusa (Babyrousa babyrussa)
  • Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatera)
  • Harimau jawa (Panthera tigris sondaicus)
  • Macan kumbang (Panthera pardus)
  • Orangutan (Pongo pygmaeus abelii di Sumatra dan Pongo pygmaeus-pygmaeus di Kalimantan)
  • Badak Sumatra (Decerorhinus sumatrensis)
  • Tapir (Tapirus indicus)
  • Gajah asia (Elephas maximus)
  • Bekantan (Nasalis larvatus)
  • Komodo (Varanus komodoensis)
  • Banteng (Bossondaicus)
  • Cendrawasih (Paradisaea minor)
  • Kanguru pohon (Dendrolagus ursinus)
  • Maleo (Macrocephalon maleo)
  • Kakatua raja (Probosciger aterrimus)
  • Rangkong (Buceros rhinoceros)
  • Kasuari (Casuarius casuarius)
  • Buaya muara (Crocodylus porosus)
  • Buaya Irian (Crocodylus novaeguinae)
  • Penyu tempayan (Caretta caretta)
  • Penyu hijau (Chelonia mydas)
  • Ular sanca bodo (Phyton molurus)
  • Sanca hijau (Chondrophyton viridis)
  • Bunglon sisir (Gonyochepalus dilophus).

Baca juga: Tingkat Keanekaragaman Hayati

Berikut tumbuhan langka di Indonesia:

  • Bedali (Radermachera gigantea)
  • Putat (Planchonia valida)
  • Kepuh (Sterula foetida)
  • Bungur (Lagerstroemia speciosa)
  • Nangka celeng (Artocarpus heterophyllus)
  • Kluwak (Pangium edule)
  • Bendo (Artocarpus elasticus)
  • Mundu (Garcinia dulcis)
  • Sawo kecik (Manilkara kauki)
  • Winong (Tetrameles nudiflora)
  • Bayur (Pterospermum javanicum)
  • Gandaria (Bouea macrophylla)
  • Matoa (Pometia pinnata)
  • Sukun berbiji (Artocarpus communis).

Hewan dan tumbuhan endemik 

Di Indonesia banyak hewan dan tumbuhan endemik. Artinya hewan dan tumbuhan endemik Indonesia adalalah hewan dan tumbuhan tersebut hanya ada di Indonesia, tidak ada di negara lain.

Baca juga: Faktor yang Bisa Mengakibatkan Rusaknya Lingkungan Hidup Satwa

Berikut hewan endemik di Indonesia:

  • Harimau jawa (Panthera tigris sondaicus)
  • Harimau bali (sudah punah)
  • Jalak bali putih (Leucopsar rothschildi) di Bali
  • Badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus) di Ujung Kulon
  • Binturong (Artictis binturong)
  • Monyet (Presbytis thomasi)
  • Tarsius (Tarsius bancanus) di Sulawesi Utara
  • Kukang (Nycticebus coucang)
  • Maleo (hanya di Sulawesi)
  • Komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Komodo.

Baca juga: Langkah Apa Saja yang Bisa Kita Lakukan untuk Melestarikan Satwa?

Bunga Rafflesia arnoldii mekar di hutan Cagar Alam Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu, Rabu (15/5/2013). Setiap kali ada bunga rafflesia yang mekar di hutan yang dibelah Jalan Raya Bengkulu-Kepahiang itu selalu menarik perhatian wisatawan dan warga yang melintas. Diperlukan upaya perlindungan habitat rafflesia yang serius dari pemerintah agar bunga terbesar di dunia itu tidak punah.KOMPAS/ADHITYA RAMADHAN Bunga Rafflesia arnoldii mekar di hutan Cagar Alam Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu, Rabu (15/5/2013). Setiap kali ada bunga rafflesia yang mekar di hutan yang dibelah Jalan Raya Bengkulu-Kepahiang itu selalu menarik perhatian wisatawan dan warga yang melintas. Diperlukan upaya perlindungan habitat rafflesia yang serius dari pemerintah agar bunga terbesar di dunia itu tidak punah.
Berikut tumbuhan endemik di Indonesia:

  • Rafflesia arnoldii (endemik di Sumatra Barat, Bengkulu, dan Aceh)
  • R. borneensis (Kalimantan)
  • R. cilliata (Kalimantan Timur)
  • R. horsfilldii (Jawa)
  • R.patma (Nusa Kambangan dan Pangandaran)
  • R. rochussenii (Jawa Barat)
  • R. contleyi (Sumatra bagian timur).

 


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X