Kompas.com - 23/08/2020, 14:00 WIB
Ilustrasi. FREEPIK/RAWPIXEL.COMIlustrasi.

KOMPAS.com - Mengapa manusia tidak bisa melihat sinar ultraviolet? Manusia tidak bisa melihat sinar ultraviolet karena panjang gelombangnya lebih pendek dari kisaran panjang gelombang yang bisa dilihat manusia.

Berikut ini penjelasan singkatnya:

Apa itu sinar ultraviolet?

Mengutip Wonderopolis, warna yang kita lihat berasal dari gelombang cahaya yang memantul dari obyek lain.

Secara umum, manusia bisa melihat cahaya dengan panjang gelombang antara 380-700 nanomeneter (nm). Yang termasuk dalam kisaran itu adalah semua warna pelangi dari merah hingga ungu.

Tetapi ada gelombang cahaya yang tidak bisa dilihat oleh mata manusia pada umumnya yaitu sinar ultraviolet (sinar UV).

Sinar ultraviolet adalah sinar yang memiliki panjang gelombang lebih pendek dari 400 nanometer. Akibatnya, sinar UV tidak bisa terdeteksi oleh mata manusia.

Ultraviolet berada di luar cahaya violet dalam hal frekuensi, panjang gelombang, dan energi. Panjang gelombang sinar ultraviolet antara sekitar 10 nanometer hingga 400 nanometer.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari mana asal nama ultraviolet?

Baca juga: Sifat-Sifat Cahaya

Sinar violet memiliki panjang gelombang terpendek dari semua warna yang bisa terlihat. Artinya cahaya itu bergerak lebih cepat dan memiliki lebih banyak energi daripada warna cahaya lain.

Sedangkan istilah ultra berarti di luar atau melebihi.

Jadi, ultra violet berarti jenis sinar yang melampaui ungu, yang merupakan warna tercepat yang bisa kita lihat.

Apa dampak sinar ultraviolet?

Meski manusia tidak bisa melihat sinar UV, bukan berarti sinar UV tidak menimbulkan dampak atau pengaruh terhadap manusia.

Sebagian besar sinar UV diserap oleh atmosfer bumi. Tetapi sinar UV yang mencapai kita bisa menyebabkan kulit terbakar dan kerusakan lainnya.

Itu sebabnya lapisan ozon sangat penting. Karena tanpa lapisan ozon, sinar UV akan lebih banyak yang mencapai permukaan bumi.

Baca juga: Penyebab Lapisan Ozon Menipis

Apakah ada orang yang bisa melihat sinar UV?

Sebenarnya ada orang yang bisa melihat sinar UV. Orang yang bisa melihat gelombang sinar UV disebut orang dengan kondisi aphakia.

Mengutip WebMD, aphakia adalah suatu kondisi hilangnya atau ketiadaan lensa mata akibat operasi pengangkatan (seperti pada operasi katarak, luka, atau ulkus perforasi) atau kelainan kongenital.

Orang yang menderita aphakia kehilangan kemampuan lensa matanya akibat operasi atau kelainan genetika.

Kondisi ini memungkinkan mereka melihat melampaui spektrum cahaya tampak, tetapi juga menyebabkan penglihatan kabur dan rabun dekat.

Baca juga: Atmosfer: Pengertian dan Proses Terbentuknya

Apakah hewan bisa melihat sinar UV?

Melansir Kiddle, beberapa hewan juga bisa melihat sinar UV. Para ilmuwan menemukan bahwa serangga, burung dan reptil mempunyai kemampuan bisa melihat benda-benda yang memantulkan sinar UV.

Tetapi para ahli meyakini bahwa semua mamalia tidak bisa melihat sinar UV. Meski demikian, penelitian terbaru menemukan bahwa beberapa mamalia mungkin bisa melihat gelombang sinar UV.

Beberapa mamalia yang diyakini bisa melihat sinar UV adalah anjing, kucing dan rusa kutub. Para ahli percaya, lensa mata mamalia tersebut memungkinkan menangkap sinar UV.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.