Nama-Nama Bulan Hijriyah

Kompas.com - 20/08/2020, 10:00 WIB
Nama Bulan Hijriyah shutterstock.comNama Bulan Hijriyah

KOMPAS.com - Sebelum agama Islam datang, orang-orang Arab tidak memiliki kalender khusus yang bisa digunakan bersama.

Masyarakat Arab yang membuat kalender pertama kali adalah Ya'la Bin Umayyah, orang Yaman. Zaman dahulu masyarakat Arab memiliki kalender yang berbeda-beda dan tidak bisa satu dalam menentukan hitungan tahun.

Dalam buku Mengenal Nama Bulan dalam Kalender Hijriyah (2012) karya Ida Fitri Shohibah, setelah datangnya Islam, masyarakat Arab belum juga memiliki kalender yang khusus.

Mereka menetapkan suatu peristiwa dengan peristiwa-peristiwa yang penting. Salah satunya, yaitu peristiwa hijrahnya Nabi dari Kota Mekkah menuju Madinah pada tanggal 28 Juni 623 Masehi.

Baca juga: Sejarah Perang Badar

Kemudian 10 tahun setelah hijrahnya Nabi ke Madinah hingga Nabi wafat pada tanggal 9 Juni 633 Masehi, orang-orang Arab memiliki nama-nama disetiap tahunnya.

Setelah itu, Umar bin Khatab mengadakan sebuah musyawarah dengan mengumpulkan beberapa sahabat Nabi, salah satunya membahas bulan untuk memulai tahun yang dimulai dari hijrah Nabi.

Setelah berbagai usulan disampaikan, berikut nama-nama bulan Hijriyah:

  • Muharram

Kata Muharram berarti yang terlarang. Disebut demikian karena memang pada bulan ini, masyarakat Arab seluruhnya mengharamkan peperangan.

Tidak ada tumpah darah pada bulan Muharram. Hal ini merupakan hukum adat yang tak tertulis yang berlaku sejak lama.

  • Shafar

Shafar satu suku kata dengan kata Shifr yang berarti kosong. Bulan ini dinamakan shafar atau shifr, karena pada bulan ini bangsa Arab mengosongkan rumah-rumah mereka yang beralih ke medan perang.

Baca juga: Teori Penyebaran Islam Menurut Tome Pires

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Bubungan Tinggi, Rumah Tradisional Kalimantan Selatan

Rumah Bubungan Tinggi, Rumah Tradisional Kalimantan Selatan

Skola
Contoh Manfaat Sumber Daya Alam bagi Kehidupan Manusia

Contoh Manfaat Sumber Daya Alam bagi Kehidupan Manusia

Skola
Menentukan Pasangan Asam Basa Konjugasi

Menentukan Pasangan Asam Basa Konjugasi

Skola
Rumah Lamin, Rumah Adat Kalimantan Timur

Rumah Lamin, Rumah Adat Kalimantan Timur

Skola
Teori Asal-Usul Kehidupan

Teori Asal-Usul Kehidupan

Skola
Teori Darwin

Teori Darwin

Skola
Teori Biogenesis

Teori Biogenesis

Skola
Sunan Kudus, Menghormati Ajaran Hindu

Sunan Kudus, Menghormati Ajaran Hindu

Skola
Daftar Taman Nasional di Indonesia

Daftar Taman Nasional di Indonesia

Skola
Sunan Drajat, Mengajarkan 'Catur Piwulang'

Sunan Drajat, Mengajarkan "Catur Piwulang"

Skola
Sunan Giri, Menyebarkan Islam Lewat Permainan Kanak-kanak

Sunan Giri, Menyebarkan Islam Lewat Permainan Kanak-kanak

Skola
Seni Kolase dan Caranya

Seni Kolase dan Caranya

Skola
Sunan Muria, Berdakwah dengan 'Topo Ngeli'

Sunan Muria, Berdakwah dengan "Topo Ngeli"

Skola
Deklamasi Puisi dan Tanda Jeda

Deklamasi Puisi dan Tanda Jeda

Skola
Rumah Betang, Rumah Adat Kalimantan Tengah

Rumah Betang, Rumah Adat Kalimantan Tengah

Skola
komentar
Close Ads X