Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menjaga Terumbu Karang, Jawaban Soal TVRI 7 Agustus SMP

Kompas.com - 07/08/2020, 07:30 WIB
Ari Welianto

Penulis

KOMPAS.com - Program Belajar dari Rumah yang tayang di TVRI pada Jumat, 7 Agustus 2020 membahas materi tentang Optimisme Bumi: Samudra untuk SMP.

Ada tiga pertanyaan dalam pembahasan materi tersebut. Berikut adalah pembahasan pertanyaan pertama.

Soal: Apa saja yang dapat kita lakukan untuk menjaga terumbu karang?

Jawaban: Terumbu karang merupakan ekosistem yang paling beragam di lautan, mereka seperti hutan di dataran.

Dengan keberagaman tersebut, mereka sangat penting untuk kehidupan manusia. Ada lebih dari 500 juta orang yang hidupnya bergantung pada terumbu karang.

Baca juga: Terumbu Karang di Perairan Alor Rusak, Ini Penyebabnya...

Terumbu karang melindungi daratan dari kerusakan yang diakibatkan badan dan topan. Mereka adalah sumber dari berbagai obat-obatan.

Dalam buku Rehabilitasi Terumbu Karang (2018 ) karya Guntur A.B, terumbu karang adalah tumpukan endapan yang sangat masif, dihasilkan dari kalsium karbonat yang diproduksi oleh filum cnidaria, kelas anthozoa, ordo madreporaria, dengan adanya penambahan dari alga berkapur dan organisme lain yang menghasilkan kalsium karbonat.

Saat ini keberadaan terumbu karang terancam punah dan harus ada upaya untuk menjaga dan melestarikan.

Ekosistem terumbu karang adalah ekosistem yang mengandung sumber daya alam yang dapat memberi manfaat besar bagi manusia.

Dari itu diperlukan kearifan manusia untuk mengelolanya, yang bisa menjadikan sumber daya alam ini menjamin kesejahteraan manusia sepanjang zaman.

Baca juga: Potensi Kemaritiman Indonesia: Terumbu Karang

Berikut yang bisa kita lakukan untuk menjaga terumbu karang:

  • Menjaga kebersihan laut dan pesisir pantai.
  • Menjaga terjadinya erosi
  • Menangkap ikan tanpa merusak karang
  • Tidak mengambil karang dan terumbu karang
  • Pengenalan karang dan terumbu karang sejak dini
  • Sosialisasi fungsi dan manfaat terumbu karang.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Pengertian dan Gejala Cairan Paru-paru atau Efusi Pleura

Pengertian dan Gejala Cairan Paru-paru atau Efusi Pleura

Skola
Model Komunikasi Newcomb: Asumsi dan Contohnya

Model Komunikasi Newcomb: Asumsi dan Contohnya

Skola
Apa yang Dimaksud dengan Anak Mandiri?

Apa yang Dimaksud dengan Anak Mandiri?

Skola
Bagaimana Cara Menghargai Pekerjaan Seseorang?

Bagaimana Cara Menghargai Pekerjaan Seseorang?

Skola
5 Manfaat Debat yang Harus Kamu Ketahui

5 Manfaat Debat yang Harus Kamu Ketahui

Skola
Mengenal 5 Bahaya Penyalahgunan Narkoba

Mengenal 5 Bahaya Penyalahgunan Narkoba

Skola
Isi Serat Wulangreh Pupuh Dhandhanggula

Isi Serat Wulangreh Pupuh Dhandhanggula

Skola
30 Contoh Penggunaan Gerund dalam Kalimat Bahasa Inggris

30 Contoh Penggunaan Gerund dalam Kalimat Bahasa Inggris

Skola
Makna Serat Wulangreh Pupuh Pangkur

Makna Serat Wulangreh Pupuh Pangkur

Skola
Jenis-jenis Kelompok Sosial Tidak Teratur

Jenis-jenis Kelompok Sosial Tidak Teratur

Skola
Serat Wulangreh Pupuh Megatruh

Serat Wulangreh Pupuh Megatruh

Skola
Pengertian Paguyuban beserta Jenis dan Contohnya

Pengertian Paguyuban beserta Jenis dan Contohnya

Skola
Fakta dari Serat Wulangreh

Fakta dari Serat Wulangreh

Skola
4 Faktor Pendorong Interaksi Sosial

4 Faktor Pendorong Interaksi Sosial

Skola
8 Nama Ibu Kota Negara Bagian di Australia

8 Nama Ibu Kota Negara Bagian di Australia

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com