Jenis-Jenis Wayang Berdasarkan Bahan Pembuatannya

Kompas.com - 21/07/2020, 14:48 WIB
Merto Wirejo (80) atau Mbah Brambang, warga Godegan, Wirun, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah membuat kerajinan wayang dari bahan kertas wondertex sejak tahun 1965. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIMerto Wirejo (80) atau Mbah Brambang, warga Godegan, Wirun, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah membuat kerajinan wayang dari bahan kertas wondertex sejak tahun 1965.

KOMPAS.com - Bangsa Indonesia terkenal sebagai bangsa yang dengan khasanah budaya. Masyarakay majemuk yang hidup di seluruh wilayah Nusantara memiliki berbagai maam adat istiadat dan seni budaya.

Di antara sekian banyak seni budaya, wayang menjadi salah satu budaya yang brtahan hingga sekarang. Wayang adalah seni tradisional Indonesia yang banyak berkembang di Pulau Jawa dan Bali.

Dalam buku Mengenal Wayang (2018) karya Bayu Wibisana, wayang sudah akrab dengan masyarakat sejak dahulu hingga sekarang karena wayang merupakan salah satu buah usaha akal budi bangsa Indonesia.

Ada beberapa jenis wayang yang lahir dan berkembang di Indonesia. Terdapat tiga jenis wayang berdasarkan bahan pembuatannya, yaitu:

Baca juga: Sunan Kalijaga, Berdakwah Lewat Wayang

Reza Purbaya, dalang wayang golek betawi.KOMPAS/Mohammad Hilmi Faiq Reza Purbaya, dalang wayang golek betawi.
Wayang terbuat dari kayu

Jenis wayang ini terbuat dari kayu, kemudian diukir dan diwarnai supaya terlihat lebihindah. Beberapa wayang yang terbuat dari kayu, di antaranya:

Wayang golek merupakan salah satu jenis wayang yang memiliki ciri khusus dari bentuk fisiknya. Dalam bahasa Jawa, golek berarti boneka. Selain itu, golek juga berarti mencari.

Dengan memainkan wayang golek, dalang bermaksud memberikan isyarat akan limpahan makna kepada penikmat pagelaran wayang agar selepas pertunjukan penonton nggoleki atau mencari intisari yang terkandung dalam pagelaran.

Wayang golek berbentuk tiga dimensi, di mana bagian kepala tidak menyatu dengan tubuhnya, meklainkan menjadi bagian tang terlepas. Bagian kepala dihubungkan dengan tangkai yang menembus rongga tubuh wayang.

Baca juga: Batik: Sejarah dan Ragam Batik

Wayang golek dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu wayang golek cepak, wayang golek purwa, dan wayang golek modern.

  • Wayang klithik

Wayang klithik merupakan salah satu jenis wayang yang berfungsi sebagai sarana hiburan dan penerangan terhadap masyarakat. Wayang klithik bukan hanya karena berukkuran kecil, melainkan juga karena berbunyi "klitik..klitik.." saat digerakkan atau dimainkan.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X