Faktor yang Mempengaruhi dan Tujuan Pembangunan Ekonomi

Kompas.com - 16/07/2020, 12:00 WIB
Tingginya urbanisasi telah merangsang pembangunan ekonomi. Ini menjadi alasan penting yang mendesak kebijakan pemerintah pusat untuk membuat reorientasi perkotaan.
www.designboom.comTingginya urbanisasi telah merangsang pembangunan ekonomi. Ini menjadi alasan penting yang mendesak kebijakan pemerintah pusat untuk membuat reorientasi perkotaan.
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Pembangunan ekonomi merupakan proses perubahan menuju perbaikan yang dilakukan secara sadar dan terencana untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Dalam proses pembangunan ekonomi yang dilakukan oleh suatu negara dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi

Dalam buku Pusaran Pembangunan Ekonomi (2019) karya Rustan, proses pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh dua macam faktor, yakni faktor ekonomi dan non ekonomi.

  • Faktor Ekonomi

Berikut faktor ekonomi yang mempengaruhi pembangunan ekonomi:

Baca juga: Pembangunan Ekonomi: Pengertian dan Elemen Pentingnya

  • Sumber alam atau tanah

Pada sumber alam atau tanah mencakup mengenai kesuburan tanah, letak dan susunanya, kekayaan alam.

Selain itu mencakup mineral, iklim, sumber air, atau sumber laut.

  • Akumulasi modal

Modal berati persediaan faktor produksi yang secara fisik dapa direproduksi.

Apabila stok modal naik dalam waktu tertentu, maka disebut akumulasi modal atau pembentukan modal.

Makna pembentuk modal adalah masyarakat tidak melakukan keseluruhan kegiatannya saat ini sekedar untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumsi yang mendesak.

Baca juga: BNPP dan Pemprov NTT Godok Konsep Percepatan Pembangunan Ekonomi di Perbatasan Motaain

Tetapi mengarahkan sebagian untuk pembuatan barang, modal, alat-alat dan perlengkapan, mesin dan fasilitas pengangkutan, pabrik dan peralatannya.

  • Organisasi

Organisasi berkaitan dengan penggunaan faktor produksi di dalam kegiatan ekonomi.

Organisasi bersikap melengkapi modal, buruh, dan membantu meningkatkan produktivitasnya.

  • Kemajuan teknologi

Perubahan teknologi dianggap faktor paling penting di dalam proses pertumbuhan ekonomi.

Perubahan tersebut berkaitan dengan perubahan di dalam metode produksi sebagai hasil pembaharuan atau teknik penelitian baru.

Pada perubahan teknologi menaikkan produktivitas buruh, modal, dan faktor produksi lainnya.

Baca juga: Pertimbangkan Aspek CCE, Indonesia Berkomitmen Wujudkan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

  • Pembagian kerja dan skala produksi

Pada bagian tersebut spesialisasi dan pembagian kerja menimbulkan peningkatan produktivitas.

  • Faktor Non-Ekonomi

Faktor non-ekonomi yang mempengaruhi pembangunan ekonomi, yakni:

  • Lembaga dan budaya

Pendidikan dan kebudayaan barat membawa arah penalaran dan skeptisisme menanamkan semangat baru serta memunculkan kelas pedagang baru.

Di mana menghasilkan perubahan pandangan, harapan, struktur dan nilai-nilai sosial.

Baca juga: Wapres: Kerukunan Umat Beragama jadi Kunci Pembangunan Nasional

  • Sumber daya manusia

Pengembangan faktor manusia berkaitan dengan efisiensi dan produktivitasnya.

Para ahli ekonomi menyebutnya pembentukan modal insani, yaitu proses peningkatan ilmu pengetahuan, keterampilan dan kemampuan.

Jumlah penduduk yang melonjak cepat merupakan penghambat bagi pembangunan di negara berkembang.

  • Faktor politik dan administrasi

Stabilitas politik dan administrasi yang kokoh membantu pertumbuhan ekonomi modern.

Administrasi yang kuat, efisien dan tidak korup sangat penting bagi pembangunan ekonomi.

Struktur politik dan administrasi yang lemah merupakan penghambat besar bagi pembangunan ekonomi di negara berkembang.

Baca juga: Perbedaan Negara Maju dan Negara Berkembang

Tujuan pembangunan ekonomi

Pembangunan ekonomi yang dilakukan oleh suatu negara memiliki tujuan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

Selain itu juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat untuk kebutuhan hidup, memperluas distribusi kebutuhan pokok.

Dalam pembangunan ekonomi memiliki tujuan jangka pendek dan jangka panjang.

Tujuan jangka pendek adalah untuk meningkatkan taraf hidup, kecerdasan, kesejahteraan masyarakat yang semakin adil dan merata serta meletakan landasan yang kuat untuk pembangunan berikutnya.

Baca juga: Negara Berkembang: Ciri dan Contohnya

Tujuan jangka panjang adalah mewujudkan suatu masyarakat adil dan makmur yang merata material dan spiritual berdasarkan Pancasila di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka dan bersatu.

Pada tahap awal pembangunan dititikberatkan pada bidang ekonomi. Karena dengan harapan akan berpengaruh pada bidang lain.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X