Akhir Perang Dunia II

Kompas.com - 14/07/2020, 15:03 WIB

Ilustrasi penyerangan di Italiashutterstock.com Ilustrasi penyerangan di Italia
Serangan terkahir di Italia

Untuk membuka jalan ke arah utara, Sekutu memenangkan kampanye-kampanye di wilayah Roma-Arno (22 Januari - 9 September 1944) dan di Apennines utara (10 September 1944 - 4 April 1945).

Pada 9 April mereka melancarkan operasi Grapeshot, yaitu suatu serangan massal yang dirancang untuk menghancurklan Jerman di Italia utara.

Tentara ke-5 Amerika Serikat dan tentara ke-8 Inggris menerobos pertahanan Jerman dan mengusir mereka ke seberang Sungai Po pada 23 April.

Sekutu menerima penyerahan pasukan-pasukan Jerman di Italia pada 29 April. Sehari sebelumnya Mussolini ditangkap dan dibunuh oleh para gerilyawan Italia.

Baca juga: 4 Medan Pertempuran Perang Dunia II

Kerugian total di pihak poros Italia adalah 86.000 serdadu terbunuh, 15.000 cacar permanen, dan 357.000 ditawan.

Kaisar Jepang Hirohitoshutterstock.com Kaisar Jepang Hirohito
Bom-bom atam menghantam Jepang

Selama Juli 1945, pesawat-pesawat Superfortress B-29 dari Mariana melancarkan 1.200 serangan mendadak selama seminggu ke wilayah jepang.
Sementara itu, Armada ke-3 berlayar memasuki perairan pantai Jepang dan menghantam target-target dengan senapan dan pesawat-pesawat.

Hal ini dilakukan Amerika dengan maksud membuat orang Jepang percaya bahwa serbuan umum sudah dekat.

Pada 6 Agustus sebuah pesawat B-29 yang dikenal Enola Gay menajuhkan sebuah bom aom di atas Hirosima, di ujung selatan Honshu. Ledakan menguapkan segala sesuatu yang ada di sekitarnya.

Kebakaran total sekitar 11,4 kilometer persegi dan menewaskan sekitar 70.000 hingga 80.000 orang. Sekitar lebih dari 70.000 orang terluka. Ketika kemenangan Amerika tampak pasti, Uni Soviet menyatakan perang terhadap Jepang dua hari kemudian.

Baca juga: Latar Belakang Terjadinya Perang Dunia I

Jepang masih belum bersedia menyerah. Pada 9 Agustus bom atom kedua dijatuhkan di Nagasaki. Hal tersebut menewaskan 40.000 orang dan melukai orang dengan jumlah yang sama.

Hari berikutnya, Kaisar Jepang Hirohito memerintahkan pemerintahannya untuk meminta perdamaian. Jepang menyetujui syarat perdamaian pada 15 Agustus yang dikenang sebagai Hari V-J (VIctory over Japan). Penyerahan resmi ditandatangani pada 2 September.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X