Kompas.com - 14/07/2020, 13:00 WIB
Pencari kerja antre untuk memasuki ajang bursa kerja di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (12/12/2018). Memasuki revolusi industri 4.0 yang terus bergulir, persaingan tenaga kerja kompeten terutama untuk memenuhi kebutuhan dalam industri digital terus meningkat. KOMPAS/RADITYA HELABUMIPencari kerja antre untuk memasuki ajang bursa kerja di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (12/12/2018). Memasuki revolusi industri 4.0 yang terus bergulir, persaingan tenaga kerja kompeten terutama untuk memenuhi kebutuhan dalam industri digital terus meningkat.
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Ketenagakerjaan merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan tenaga kerja.

Dalam Undang-Undang No 13 Tahun 2003 yang mengatur tentang Perlindungan Tenaga Kerja, definisi tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.

Sedangkan ketenagakerjaan adalah segala hal yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama, dan sesudah masa kerja.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tenaga kerja adalah orang yang bekerja atau mengerjakan sesuatu, pekerja, pegawai, atau sebagainya.

Secara garis besar penduduk suatu negara dibedakan menjadi dua kelompok, yakni tenaga kerja dan bukan tenaga kerja.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan: Sejarah Singkat, Jenis, Visi dan Misi

Dalam buku Ekonomi (2009) karya Dewi Kusumawardani, penduduk tergolong tenaga kerja jika penduduk telah berusia 15-64 tahun.

Sementara di usia kurang dari 15 tahun dan lebih dari 64 tahun tidak termasuk tenaga kerja.

Tenaga kerja merupakan salah satu faktor produksi yang penting bagi negara.

Tanpa adanya tenaga kerja, faktor produksi alam dan faktor produksi modal tidak dapat digunakan secara optimal.

Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penduduknya banyak.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Feedback (Umpan Balik): Pengertian dan Jenisnya dalam Komunikasi

Feedback (Umpan Balik): Pengertian dan Jenisnya dalam Komunikasi

Skola
Organ Analog: Pengertian dan Contohnya

Organ Analog: Pengertian dan Contohnya

Skola
4 Fungsi Komunikasi Menurut William I. Gorden

4 Fungsi Komunikasi Menurut William I. Gorden

Skola
Ciri Khas Puisi Rakyat

Ciri Khas Puisi Rakyat

Skola
Cara Melestarikan Budaya Indonesia

Cara Melestarikan Budaya Indonesia

Skola
Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Datar

Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Datar

Skola
Manusia Masa Praaksara di Indonesia

Manusia Masa Praaksara di Indonesia

Skola
Jenis Iklim yang Memengaruhi Iklim di Indonesia

Jenis Iklim yang Memengaruhi Iklim di Indonesia

Skola
Mengapa Perilaku Konsumen Penting untuk Dipelajari?

Mengapa Perilaku Konsumen Penting untuk Dipelajari?

Skola
Teras Berita (Lead): Pengertian dan Fungsinya

Teras Berita (Lead): Pengertian dan Fungsinya

Skola
Gangguan Teknis, Semantik, dan Psikologis dalam Proses Komunikasi

Gangguan Teknis, Semantik, dan Psikologis dalam Proses Komunikasi

Skola
Bagaimana Sifat Komunikasi Kelompok?

Bagaimana Sifat Komunikasi Kelompok?

Skola
Hak Warga Negara Indonesia dalam UUD 1945

Hak Warga Negara Indonesia dalam UUD 1945

Skola
Kemiskinan: Definisi, Jenis, dan Faktor Penyebabnya

Kemiskinan: Definisi, Jenis, dan Faktor Penyebabnya

Skola
4 Pilar Kebangsaan: Pengertian dan Tujuannya

4 Pilar Kebangsaan: Pengertian dan Tujuannya

Skola
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.