Sejarah Hagia Sophia

Kompas.com - 12/07/2020, 15:30 WIB
Hagia Sophia di Istanbul, Turki. ENCYCLOPAEDIA BRITANNICAHagia Sophia di Istanbul, Turki.

KOMPAS.com - Hagia Sophia adalah bangunan di Istanbul, Turki yang awalnya gereja lalu menjadi masjid pada 1453 dan menjadi museum pada 1935. Tahukah kamu sejarah tentang Hagia Sophia?

Sejarah Hagia Sophia

Mengutip Encyclopedia Britannica, Hagia Sophia disebut juga sebagai Ayasofya dalam bahasa Turki, Sancta Sophia dalam bahasa Latin.

Nama lain Hagia Sophia adalah Gereja Kebijaksanaan Suci (Church if the Holy Wisdom) atau Gereja Kebijaksanaan Ilahi (Church of the Divine Wisdom).

Hagia Sophia terletak di Istanbul, Turki. Awalnya dibangun sebagai basilika bagi Gereja Kristen Ortodoks Yunani.

Baca juga: Candi Borobudur: Candi Terbesar di Dunia

Mengutip History, Kaisar Bizantium Constantius memerintahkan pembangunan Hagia Sophia pertama pada 360 Masehi. 

Saat pembangunan gereja pertama, kota Istanbul dikenal sebagai Konstantinopel. Nama Konstantinopel berasal dari nama ayah Kaisar Constantius yaitu Constantine I, penguasa kekaisaran Bizantium.

Atap Hagia Sophia awalnya beratap kayu. Struktur awal tersebut terbakar habis pada 404 Sebelum Masehi ketika terjadi kerusuhan di Konstantionpel.

Peristiwa itu terkait dengan konflik politik dalam keluarga Kaisar Arkadios, dengan masa pemerintahan yang kacau selama 395-408 SM.

Penerus Arkadios, Kaisar Theodosios II, membangun kembali Hagia Sophia. Bagunan Hagia Sophia yang baru selesai dibangun pada 415.

Bangunan Hagia Sophia yang kedua terdiri dari lima nave dan pintu masuk yang monumental dan ditutup dengan atap kayu.

Baca juga: Tokoh di Balik Kemahsyuran Candi Borobudur

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X