Siapakah Marie Antoinette yang Dikenal Madame Déficit?

Kompas.com - 11/07/2020, 15:45 WIB
Marie Antoinette dikenal dengan Madam Defisit britannica.comMarie Antoinette dikenal dengan Madam Defisit

KOMPAS.com - Peristiwa Revolusi Perancis merupakan periode pergolakan politik di Perancis dan menjadi akhir pemerintahan Raja Louis XVI. Di balik peristiwa Revolusi Perancis, muncul sosok Marie Antoinette yang merupakan permasuiri Raja Louis XVI.

Marie Antoinette ternyata memiliki banyak peran untuk mengendalikan kekuasaan suaminya tersebut. Bahkan Marie Antoinette dikenal sebagai Madame Déficit, mengapa?

Dilansir dari Biography, selama revolusi Marie Antoinette dikenal sebagai Madame atau Nyonya Déficitkarena krisis keuangan yang terjadi di Perancis disebabkan oleh gaya hidupnya yang boros. Pengeluaran yang mewah dan penentangannya terhadap reformasi sosial menjadi pemicu utamanya.

Siapa Marie Antoinette?

Marie Antoinette memilikinama asli Marie Antonia Josepha Joana. Dirinya merupakan ratu terakhir Perancis yang membantu memprovokasi kerusuhan kemudian menyebabkan Revolusi Perancis untuk menggulingkan monarki pada Agustus 1792.

Baca juga: Penyebab Terjadinya Revolusi Perancis

Dia menjadi simbol monarki dan terkenal dengan kutipan "Let them eat cake" meskipun tidak ada bukti yang menyatakan dia benar-benar mengatakan hal tersebut.

Sebagai permaisuri Louis XVI, Marie Antoinette dipenggal diusia 37 tahun.

Kehidupan awal

Marie Antoinette lahir pada 2 November 1755 di Vienna, Austria. Marie Antoinette merupakan anak ke-15 dan ke-2 dari Marie Theresa, permasisuri Austria dan Kaisar Romawi Suci Francis I. Marie Antoinette hidup pada masa kanak-kanak yang relatif bebas.

Pendidikannya adalah tipikal dari seorang gadis aristokrat abad ke-18 dan berfokus pada prinsip agama dan moral, sementara saudara-saudaranya belajar lebih banyak materi pelajaran akademik.

Dengan berakhirnya Perang Tujuh Tahun pada tahun 1763, pelestarian aliansi yang rapuh antara Austria dan Perancis menjadi prioritas bagi Ratu Marie Theresa.

Baca juga: Biografi Marconi, Penemu Radio yang Selamatkan Penumpang Titanic

Dirinya memperkuat aliansi melalui koneksi matrimonial. Hal ini menjadi praktik umum di antara keluarga kerajaan Eropa pada saat itu.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X