Mobilitas Penduduk: Pengertian dan Jenisnya

Kompas.com - 10/07/2020, 19:45 WIB
Ilustrasi: Kota sebagai pusat pertumbuhan menarik penduduk desa untuk melakukan urbanisasi ThinkstockIlustrasi: Kota sebagai pusat pertumbuhan menarik penduduk desa untuk melakukan urbanisasi
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Mobilitas penduduk merupakan gejala fenomena sosial yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Mobilitas penduduk adalah gerak atau perpindahan penduduk dari suatu wilayah (geografis ) ke wilayah lain dalam jangka waktu tertentu.

Dalam buku Mobilitas Penduduk dan Bonus Demografi (2017) karya Sri Djoko dan kawan kawan, mobilitas penduduk diartikan sebagai gerak keruangan penduduk dengan melewati batas administrasi daerah tingkat II.

Mobilitas penduduk dapat dilihat dalam arti fisik, yaitu perpindahan penduduk untuk memperoleh peluang dan kesempatan yang lebih luas di tempat lain (mobilitas horizontal).

Dalam arti sosial, ekonomi, dan budaya, yaitu upaya peningkatan status melalui peningkatan kesejahteraan (mobilitas vertikal).

Mobilitas penduduk muncul sebagai akibat dari perkembangan fenomena sosial ekonomi nasional maupun regional.

Baca juga: Persebaran Penduduk Indonesia 

Perbedaan karakteristik ruang dan sumber daya yang dimiliki di berbagai wilayah mendorong penduduk melakukan mobilitas penduduk.

Perbedaan tersebut mencukup juga pergerakan sumber daya berupa barang antar ruang.

Jadi mereka melakukan mobilitas untuk memperoleh sesuatu yang tidak tersedia di daerah asalnya.

Orang yang melakukan mobilitas penduduk disebut migran.

Halaman:

Sumber Kemdikbud
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X