Kompas.com - 10/07/2020, 18:30 WIB
Ilustrasi. FREEPIK/I7DOIlustrasi.

KOMPAS.com - Larutan adalah campuran homogen yang tersusun dari pelarut dan zat terlarut. Sifat larutan adalah asam, basa atau garam. Mengutip Kemdikbud RI, berikut ini penjelasan larutan dan sifatnya:

Larutan

Larutan adalah campuran yang homogen, tersusun dari pelarut (solvent) dan zat terlarut (solute). Contoh larutan adalah sabun mandi, sabun cuci, penghilang noda, sirup, cuka, soda kue, dan garam dapur.

Pelarut yang banyak digunakan adalah air. Senyawa lain yang bisa digunakan sebagai pelarut adalah pelarut organik, contoh kloroform dan alkohol.

Dalam larutan, ukuran zat terlarut sangat kecil, diameter kurang dari 1 nanometer. Bahkan tidak bisa dilihat dengan mikroskop ultra.

Maka, larutan terlihat serba sama (homogen) sehingga zat terlarut dan pelarut dalam larutan tidak dapat dibedakan.

Baca juga: Definisi Larutan dan Daya Hantar Larutan

Larutan asam, basa dan garam

Larutan dapat dikelompokkan menjadi larutan asam, basa dan garam. Pemanfaatan secara luas larutan asam dan basa antara lain untuk industri, pertanian, kesehatan, dan penelitian di laboratorium. Berikut ini penjelasannya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Asam banyak ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran seperti jeruk, lemon, tomat, dan sayuran. Contoh laurtan asam adalah cuka, aki kendaraan bermotor, dan asam pada lambung manusia.

Ciri-ciri atau tanda dari larutan asam adalah:

  1. Rasanya asam (tidak boleh dirasa kecuali dalam makanan);
  2. Dapat menimbulkan korosif;
  3. Mengubah kertas lakmus biru menjadi merah.

Larutan asam bisa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Contoh hujan asam berakibat kerusakan pada bangunan gedung dan patung-patung di kota, merusak tumbuh-tumbuhan, mengganggu kehidupan makhluk hidup lain seperti ikan dan insektisida.

Baca juga: Campuran dan Contohnya

Contoh larutan basa adalah sabun mandi, pasta gigi, sampo, sabun cuci, obat maag, dan pupuk. Ciri-ciri atau sifat basa adalah:

  1. Terasa licin di kulit;
  2. Berasa agak pahit;
  3. Mengubah kertas lakmus merah menjadi biru.

Larutan asam sering direaksikan dengan larutan basa sehingga menghasilkan senyawa netral atau dikenal dengan reaksi netralisasi.

Larutan basa akan menetralkan larutan asam dan yang membentuk air (H2O) serta menghasilkan garam.

Contoh penerapan reaksi netralisasi dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk pengobatan bagi penderita sakit maag, pengobatan untuk sengatan serangga, melindungi kerusakan gigi, dan pengolahan tanah pertanian.

Baca juga: Perbedaan Senyawa dan Campuran

Senyawa garam terbentuk karena reaksi netralisasi yaitu reaksi asam dan basa. Contoh reaksi asam dan basa yang membentuk berbagai jenis garam adalah:

HCl + NaOH -> NaCL + H2O
Asam klorida + Natrium Hidroksida -> Garam NaCl + air

Jenis senyawa garam yang paling dikenal adalah garam dapur dengan nama senyawa kimia Natrium Klorida (NaCl).

Penggunaan garam dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk industri pupuk, obat-obatan, pengolahan makanan dan bahan pengawet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Kemdikbud
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.