Kompas.com - 08/07/2020, 17:00 WIB
Candi Sadon masih menjadi rujukan siswa utuk mengetahui kejayaan jaman Kerajaan. KOMPAS.com/SUKOCOCandi Sadon masih menjadi rujukan siswa utuk mengetahui kejayaan jaman Kerajaan.

KOMPAS.com - Salah satu aspek tata ruang dalam masyarakat berupa permukiman. Pola perkumikan yang sudah diketahui adalah permukinan linier.

Di mana permukiman yang mengikuti aliran sungai, permukiman yang berada di tepi pantai, dan permukiman yang berada di pedalaman.

Pemahaman mengenai permukiman tidak hanya sebatas itu, masih dibedakan lagi menurut polanya, yaitu permukinan penduduk desa, kota, kalangan keagamaan, dan sebagainya.

Dari Jejak-Jejak Peradaban Hindu-Buddha di Nusantara (2014) karya Titi Surti Nastiti, permukiman masa Hindu-Buddha diketahui adanya situs-situs permukiman yang terletak di pedalaman sampai pada permukiman penduduk yang terletak di aliran sungai.

Baca juga: Jejak Seni Arca dan Ragam Hias Peradaban Hindu-Buddha di Indonesia

Dari situs-situs yang ditemukan dapat mengidentifikasi adanya permukiman dari masa Mataram Kuna, berikut beberapa situs tersebut:

  • Situs Ngemplong

Di Situs Nglempong tersebut ditemukan alat-alat rumah tangga dari keramik dan tembikar.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keramik yang ditemukan didominasi oleh keramik China dari Dinasti Tang-5 abad 8-10 Masehi. Indikasi lainnya ditemukan saluran air yang terbuat dari batu.

  • Situs Trowulan

Sementara di Situs Trowulan terdapat bangunan di dekat Candi Brahu yang diperkirakan dari abad ke-10 Masehi. Trowulan selama ini selalu dihubungan dengan ibukota Majapahir.

Keberadaan struktur itu didukung temuan-temuan berupa pecahan keramik dari abad ke-10 Masehi dan terdapat beberapa pecahan tembikar impor.

Tembikar impor tersebut dari China, berupa wadah dengan hiasan burung phoenix seperti yang ditemukan pada hiasan, keramik Dinasti 5 Dinasti.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

10 Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

Skola
Peran Tumbuhan dalam Pemanasan Global

Peran Tumbuhan dalam Pemanasan Global

Skola
Apa Itu Bioremediasi?

Apa Itu Bioremediasi?

Skola
Mengenal Reduce, Reuse, Recycle, dan Manfaatnya

Mengenal Reduce, Reuse, Recycle, dan Manfaatnya

Skola
Seni Abstrak: Pengertian, Sejarah, Ciri dan Contoh Karyanya

Seni Abstrak: Pengertian, Sejarah, Ciri dan Contoh Karyanya

Skola
Bagaimana Hubungan antara Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi?

Bagaimana Hubungan antara Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi?

Skola
Sikap Negosiasi dan Tahapannya

Sikap Negosiasi dan Tahapannya

Skola
Fungsi Permintaan dan Penawaran

Fungsi Permintaan dan Penawaran

Skola
Mengenal Bahasa Daerah Provinsi Riau

Mengenal Bahasa Daerah Provinsi Riau

Skola
Massa Jenis: Pengertian, Rumus, dan Satuannya

Massa Jenis: Pengertian, Rumus, dan Satuannya

Skola
Pariwisata: Pengertian Para Ahli dan Indikator

Pariwisata: Pengertian Para Ahli dan Indikator

Skola
Cara Menyusun Neraca Pegawai

Cara Menyusun Neraca Pegawai

Skola
Ruang Lingkup Pemasaran

Ruang Lingkup Pemasaran

Skola
Apa itu Carding?

Apa itu Carding?

Skola
Arsip: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya

Arsip: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya

Skola
komentar
Close Ads X