Pengaruh Letak Geologis Indonesia

Kompas.com - 06/07/2020, 13:30 WIB
Puncak gunung berapi tipe Strato-volcano Merapi menjulang dengan ketinggian 2.978 meter di kawasan Provinsi DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, Minggu (21/4/2013). Meskipun memiliki risiko bencana alam, jutaan warga terus bertahan bermukim di kaki gunung itu antara lain karena kesuburuan tanah vulkaniknya yang memungkinkan mereka hidup dengan bercocok tanam. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOPuncak gunung berapi tipe Strato-volcano Merapi menjulang dengan ketinggian 2.978 meter di kawasan Provinsi DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, Minggu (21/4/2013). Meskipun memiliki risiko bencana alam, jutaan warga terus bertahan bermukim di kaki gunung itu antara lain karena kesuburuan tanah vulkaniknya yang memungkinkan mereka hidup dengan bercocok tanam.
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Letak geologis merupakan letak suatu wilayah berdasarkan struktur dan komposisi batuan yang membentuk bumi.

Batu-batuan yang terdapat di Indonesia sangat erat hubungannya dengan sistem pegunungan yang ada di Indonesia. Dengan kondisi letak tersebut berpengaruh bagi indonesia.

Pengaruh letak geologis Indonesia

Ada beberapa pengaruh bagi Indonesia terhadap kondisi alam:

  • Memiliki banyak gunung aktif

Dengan letak geologisnya, Indonesia memiliki banyak gunung yang masih aktif.

Banyaknya gunung disebabkan karena wilayah Indonesia dilalui oleh rangkaian Sirkum pegunungan Mediterania.

Sirkum Mediterania terdiri dari rangkaian pegunungan api yang masih muda, sehingga lebih berpotensi untuk aktif.

Baca juga: Letak Geologis Indonesia 

Dalam buku Gunung Berapi di Indonesia (2019) karya Eko Titis Prasongko, Indonesia mempunyai sekitar 129 buah gunung api aktif atau sekitar 13 persen dari gunung api aktif di dunia.

Seluruh gunung api tersebut berada di jalur tektonik yang memanjang mulai dari Pulau Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Kepulauan Banda, Halmahera, dan Kepulauan Sangir Talaud.

Jalur gunung berapi tersebut merupakan bagian dari salah satu jalur pegunungan besar dunia yaitu Sirkum Mediterania yang diawali dari pegunungan Ural di perbatasan antara Eropa dan Asia.

Kondisi itu membuat Indonesia masuk daerah rawan bencana gunung meletus. Karena lebih dari 10 persen populasi penduduk berada di kawasan rawan bencana gunung berapi.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perang Batak (1878-1907)

Perang Batak (1878-1907)

Skola
Pemanasan dan Pendinginan dalam Olahraga

Pemanasan dan Pendinginan dalam Olahraga

Skola
Perang Banjar (1859-1905)

Perang Banjar (1859-1905)

Skola
Pengertian dan Gerakan Senam Ketangkasan

Pengertian dan Gerakan Senam Ketangkasan

Skola
Taktik dan Strategi dalam Permainan Tenis Meja

Taktik dan Strategi dalam Permainan Tenis Meja

Skola
Taktik dan Strategi dalam Permainan Bulu Tangkis

Taktik dan Strategi dalam Permainan Bulu Tangkis

Skola
Taktik dan Strategi dalam Permainan Softball

Taktik dan Strategi dalam Permainan Softball

Skola
Iringan Tari Daerah Nusantara

Iringan Tari Daerah Nusantara

Skola
Ciri Utama Dalam Menggambar Ekspresi

Ciri Utama Dalam Menggambar Ekspresi

Skola
Pengertian dan Obyek Menggambar Ekspresi

Pengertian dan Obyek Menggambar Ekspresi

Skola
Teladan Tokoh Persatuan dari Papua

Teladan Tokoh Persatuan dari Papua

Skola
Norma Mode: Definisi dan Contohnya

Norma Mode: Definisi dan Contohnya

Skola
Norma Tata Cara: Definisi dan Contohnya

Norma Tata Cara: Definisi dan Contohnya

Skola
Norma Agama: Definisi dan Fungsi

Norma Agama: Definisi dan Fungsi

Skola
Norma Kesusilaan: Definisi dan Peran

Norma Kesusilaan: Definisi dan Peran

Skola
komentar
Close Ads X