Sultan Hamid II, Perancang Lambang Garuda Pancasila

Kompas.com - 04/07/2020, 20:15 WIB
Lambang Negara Indonesia hasil sketsa Sultan Hamid II cagarbudaya.kemdikbud.go.idLambang Negara Indonesia hasil sketsa Sultan Hamid II
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Lambang negara Indonesia berbentuk burung Garuda yang kepalanya menoleh ke sebelah kanan.

Kemudian perisai berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang ditulis di pita yang dicengkeram oleh Garuda.

Tahukah kamu, jika perancang lambang Negara Indonesia adalah Sultan Hamid II dari Kasultanan Pontianak.

Dalam buku Spiritualisme Pancasil (2018) karya Fokky Fuad Wasitaatmadja, lambang Garuda dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Sukarno.

Baca juga: Istilah Pancasila Sudah Ada Sejak Zaman Majapahit 

Lambang tersebut diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat pada 11 Februari 1950.

Sejarah terbentuknya

Setelah perang kemerdekaan Indonesia 1945-1949. Kemudian disusul pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda melalui Konferensi Meja Bundar (KMB) 1949, Indonesia dirasakan perlu memiliki lambang negara.

Pada 10 Januari 1950, dibentuk panitia teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis Muhammad Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantara, M,A Pellaupessy, Moh Natsir, dan RM Ng Poerbatjaraka sebagai anggota.

Panitia tersebut bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah.

Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku Bung Hatta Menjawab untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono menyampaikan sayembara.

Baca juga: Makna 5 Lambang Pancasila 

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X