Kompas.com - Diperbarui 27/01/2022, 16:47 WIB

KOMPAS.com - Karya seni rupa digolongkan berdasarkan beberapa jenis. Seni grafis yang memanfaatkan metode percetakan adalah ungkapan seni rupa dua dimensi.

Paul MW dalam buku The Perceptual Structure of Three-Dimensional Art (2016), berdasarkan dimensinya, karya seni rupa terbagi menjadi seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi. 

Seni rupa dua dimensi adalah seni rupa yang memiliki dua ukuran. Karya seni rupa dua dimensi terdiri dari panjang dan lebar.

Sedangkan seni rupa tiga dimensi yaitu seni rupa yang memiliki tiga ukuran atau ruang. 

Karna seni dua dimensi hanya memiliki panjang dan lebar saja. Contoh dari seni rupa dua dimensi seperti lukisan, ilustrasi, seni grafis, dan masih banyak lainnya. 

Seni rupa dua dimensi berasal dari berbagai unsur pembentukan. Unsur-unsur tersebut merupakan satu kesatuan yang diolah oleh perupa atau desainer. 

Baca juga: Contoh Karya Seni Rupa Bertema Hubungan Manusia dengan Dirinya

Pelukis Nabila Dewi Gayatri (48) membuka pameran tunggal seni rupa dengan karyanya. Pameran bertajuk Sang Maha Guru tersebut diadakan di Lagoon Lounge, The Sultan Hotel, Senayan, Jakarta Pusat mulai 22-30 November 2018.Kompas.com/RIMA WAHYUNINGRUM Pelukis Nabila Dewi Gayatri (48) membuka pameran tunggal seni rupa dengan karyanya. Pameran bertajuk Sang Maha Guru tersebut diadakan di Lagoon Lounge, The Sultan Hotel, Senayan, Jakarta Pusat mulai 22-30 November 2018.
Unsur-unsur dua dimensi

Unsur-unsur fisik seni rupa dua dimensi dapat digolongkan sebagai berikut:

Raut (bidang dan bentuk)

Raut merupakan tampak, potongan atau wujud dari suatu obyek. Istilah bidang umumnya digunakan untuk menunjuk wujud benda yang cenderung pipih atau datat.

Sedangkan bangun atau bentuk untuk menunjukkan kepada wujud benda yang memiliki volume.

Garis (line)

Garis merupakan unsur fisik yang mendasar dan harus diwujudkan dalam sebuah karya seni rupa. Garis memiliki dimensi memanjang dan memiliki arah serta sifat khusus, seperti pendek, panjang, vertikal, horixontal, lurus, melengkung, berombak, dan sebagainya.

Karakter garis yang dihasilkan oleh alay yang berbeda akan menghasilkan karakter yang berbeda pula. Seperti garis tebal tegal lurus dengan garis tipis melengkung.

Baca juga: Prinsip Seni Rupa

Tekstur

Tekstur adalah unsur rupa yang menunjukan kualitas taktil dari suatu permukaan atau penggambaran struktur permukaan suatu obyek pada karya seni rupa.

Berdasarkan wujudnya, tekstur dapat dibedakan atas dua, yaitu:

  • Tekstur asli, perbedaan ketinggian permukaan obyek yang nayata dan dapat diraba.
  • Tekstur buatan, kesan permukaan obyek yang timbul pada suatu bidang karena pengolahan unsur garis, warna, ruang, terang-gelap, dan sebagainya.

Warna

Warna adalah unsur rupa yang paling menarik perhatian. Menurut teori warna Brewster, semua warna yang ada berasal dari tiga warna pokok (primer), yaitu merah, biru, kuning.

Dalam karya seni rupa ada beberapa teknik penggunaan warna, yaitu secara harmonis, heraldis, murni, monokromatik, dan polikromatik.

Gelap-terang

Unsur gelap-terang pada karya seni rupa dua dimensi timbul karena adanya perbedaan intensitas cahaya yang jatuh pada permukaan benda.

Perbedaan ini menyebabkan munculnya tingkat nada warna (value) yang berbeda. Bagian yang terkena cahaya akan lebih terang dan bagian yang kurang atau terkena cahaya akan tampak lebih gelap.

Baca juga: Eksistensi Seni Rupa dalam Kehidupan Manusia

Ruang

Unsur ruang dalam sebuah karya seni rupa dua dimensi menunjukan kesan dimensi dari obyek yang terdapat pada karya seni rupa tersebut.

Pada karya dua dimensi kesan ruang dapat dihadirkan dalam karya dengan pengolahan unsur-unsur kerupaan, seperti berbedaan intensitas warna, terang-gelap, atau menggunakan teknik menggambar perspektif dalam menciptakan ruang semu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbedaan Hiposentrum dan Episentrum

Perbedaan Hiposentrum dan Episentrum

Skola
Manfaat Hidup Rukun bagi Diri Sendiri dan Orang Lain

Manfaat Hidup Rukun bagi Diri Sendiri dan Orang Lain

Skola
4 Jenis Awan Berdasarkan Ketinggiannya

4 Jenis Awan Berdasarkan Ketinggiannya

Skola
Penyebab Bencana Kekeringan

Penyebab Bencana Kekeringan

Skola
Perbedaan antara Proteksi dan Kuota Impor

Perbedaan antara Proteksi dan Kuota Impor

Skola
4 Faktor yang Memengaruhi Kurs Valuta Asing

4 Faktor yang Memengaruhi Kurs Valuta Asing

Skola
Cara Mengetahui Pokok-pokok Informasi dalam Teks Biografi

Cara Mengetahui Pokok-pokok Informasi dalam Teks Biografi

Skola
Pengertian Montase dan Cara Membuatnya

Pengertian Montase dan Cara Membuatnya

Skola
Tipe Konfigurasi Sistem Informasi Komputer

Tipe Konfigurasi Sistem Informasi Komputer

Skola
Audit dalam Lingkungan Sistem Informasi Komputer

Audit dalam Lingkungan Sistem Informasi Komputer

Skola
Cara Menulis Daftar Pustaka Dengan Format APA

Cara Menulis Daftar Pustaka Dengan Format APA

Skola
Perubahan Kepemilikan Entitas Induk yang Menghilangkan Pengendalian

Perubahan Kepemilikan Entitas Induk yang Menghilangkan Pengendalian

Skola
Mengenal Hot Media dan Cool Media Menurut McLuhan

Mengenal Hot Media dan Cool Media Menurut McLuhan

Skola
Contoh Basa dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh Basa dalam Kehidupan Sehari-hari

Skola
Sejarah Media Menurut McLuhan

Sejarah Media Menurut McLuhan

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.