Sejarah Hari Keluarga Nasional

Kompas.com - 29/06/2020, 15:22 WIB
Ilustrasi Sejarah Hari Keluarga Nasional shutterstock.comIlustrasi Sejarah Hari Keluarga Nasional

KOMPAS.com - Setiap tanggal 29 Juni, Indonesia memperingati Hari Keluarga Nasional. Tahun ini tepat peringatan yang ke-27.

Adanya Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) tentu untuk mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara.

Keluarga diharapkan menjadi sumber yang selalu menghidupkan, memelihara, dan memantapkan serta mengarahkan kekuatan tersebut sebagai perisai dalam menghadapi persoalan yang terjadi.

Sejarah Hari Keluarga Nasional

Dilansir dari situs resmi Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN), tahun 1945 Indonesia telah menyatakan kemerdekaannya.

Meski begitu, situasinya belum bisa dikatakan kondusif. Bahkan untuk mempertahankan kemerdekaan, diberlakukannya wajib militer bagi rakyat. Hal ini menjadikan beberapa orang harus berpisah dengan keluarganya.

Melalui perjuangan yang panjang, pada 22 Juni 1949 Belanda menyerahkan kedaulatan bangsa Indonesia secara utuh. Seminggu setelah itu, tepatnya 29 Juni 1949 para pejuang kembali kepada keluarganya. Hal inilah yang melandasi lahirnya Hari Keluarga Nasional (HARGANAS).

Baca juga: Sejarah Hari Lahir Pancasila

Disamping kembalinya para pejuang kepada keluarganya, saat itu pengetahuan keluarga tentang usia nikah sangat rendah.

Hal ini dikarenakan keinginan untuk mengganti keluarga yang sudah gugur dalam peperangan, mengakibatkan pernikahan dini tinggi. Minimnya kesiapan menikah dini memengaruhi tingginya angka kematian ibu dan bayi saat itu.

Dalam sejarah tercatat pada 29 Juni 1970 menjadi puncak kristalisasi pejuang Keluarga Berencana untuk memperkuat program Keluarga Berencana (KB).

Hari itu kemudian dikenal sebagai dimulainya Gerakan KB Nasional dan sebagau hari kebangkitan keluarga Indonesia. Di mana kesadaran untuk membangun keluarga ke arah keluarga kecil bahagia sejahtera melalui KB cukup tinggi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Burung Bisa Terbang Saat Hujan?

Apakah Burung Bisa Terbang Saat Hujan?

Skola
Reaksi Tubuh Jika Tidak Sengaja Menelan Permen Karet

Reaksi Tubuh Jika Tidak Sengaja Menelan Permen Karet

Skola
Pengertian Teks Prosedur dan Contohnya

Pengertian Teks Prosedur dan Contohnya

Skola
Sejarah Hagia Sophia

Sejarah Hagia Sophia

Skola
Nama-nama Bulan dalam Bahasa Inggris

Nama-nama Bulan dalam Bahasa Inggris

Skola
Lobster, dari Makanan Penjara sampai Hidangan Orang Kaya

Lobster, dari Makanan Penjara sampai Hidangan Orang Kaya

Skola
Siapakah Marie Antoinette yang Dikenal Madame Déficit?

Siapakah Marie Antoinette yang Dikenal Madame Déficit?

Skola
Jumlah Penduduk Dunia 2020

Jumlah Penduduk Dunia 2020

Skola
Sejarah Hari Populasi Dunia

Sejarah Hari Populasi Dunia

Skola
Perbedaan Teks Berita dengan Teks Nonberita

Perbedaan Teks Berita dengan Teks Nonberita

Skola
Nama-nama Hari dalam Bahasa Inggris

Nama-nama Hari dalam Bahasa Inggris

Skola
Faktor Penyebab Terjadinya Migrasi

Faktor Penyebab Terjadinya Migrasi

Skola
Mobilitas Penduduk: Pengertian dan Jenisnya

Mobilitas Penduduk: Pengertian dan Jenisnya

Skola
Gerak Tropisme pada Tumbuhan

Gerak Tropisme pada Tumbuhan

Skola
Kerajaan Jawa dan Kekuatan Bangsa Eropa

Kerajaan Jawa dan Kekuatan Bangsa Eropa

Skola
komentar
Close Ads X