Lembah Sungai Bengawan Solo, Tempat Tinggal Manusia Purba di Pulau Jawa

Kompas.com - 26/06/2020, 13:00 WIB
Homo Erectus, yang hidup dari 1,8 juta tahun lalu disebut sebagai manusia purba pertama yang menemukan bahasa dan menggunakannya untuk berburu dan membangun kapal yang digunakan sebagai sarana transportasi menjelajah pulau-pulau terpencil Homo Erectus, yang hidup dari 1,8 juta tahun lalu disebut sebagai manusia purba pertama yang menemukan bahasa dan menggunakannya untuk berburu dan membangun kapal yang digunakan sebagai sarana transportasi menjelajah pulau-pulau terpencil
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS-com - Manusia purba yang berada di beberapa daerah Pulau Jawa banyak tinggal di lembah Sungai Bengawan Solo.

Berdasarkan penelitian para ahli di wilayah lembah Sungai Bengawan Solo banyak fosil-fosil manusia purba yang ditemukan.

Dalam buku Ribuan Gunung, Ribuan Alat Batu: Prasejarah Song Keplek, Gunung Sewu, Jawa Timur (1998) karya Hubert Forestier, di Indonesia khususnya Pulau Jawa telah menghasilkan sejumlah besar hasil penelitian mengenai Homo Erectus.

Pulau Jawa menonjol dari segi jumlah situs, peninggalan manusia, teori-teori perdebatan yang menyangkut jenis budaya materiil Pithecanthropus Erectus.

Sejak 1930, von Koenigswald telah menemukan sebagian besar manusia purba yang di Sangiran.

Penemuan sisa-sisa tempurung kepala ditemukan di Sungai Bengawan Solo bersama Oppernoorth (manusia-manusia Ngandong) serta tempurung kepala anak di Mojokerto dekat dengan Perning.

Baca juga: Pithecanthropus Erectus, Fosil Manusia Purba Pertama yang Ditemukan di Indonesia 

Salah satu penemuannya yaitu Pithecanthropus Erectus di daerah Trinil, Jawa Timur pada 1890.

Pithecanthropus Erectus yang ditemukan oleh Eugene Dubois merupakan fosil manusia yang pertama kali ditemukan di Indonesia.

Lalu ada tengkorak dan tulang Homo Erectus atau rangka utuh gajah purba.

Cenderung menghuni di sekitar sungai

Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo merupakan DAS terbesar dan sungai terpanjang di Pulau Jawa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebutan Pramuka di Berbagai Negara

Sebutan Pramuka di Berbagai Negara

Skola
Efek pada Program CorelDRAW

Efek pada Program CorelDRAW

Skola
Sangiran, Tempat Penemuan Banyak Fosil Manusia Purba Indonesia

Sangiran, Tempat Penemuan Banyak Fosil Manusia Purba Indonesia

Skola
Pengertian Fragmen dan Teknik Dasar Akting Teater

Pengertian Fragmen dan Teknik Dasar Akting Teater

Skola
Diskriminasi: Pengertian dan Penyebabnya

Diskriminasi: Pengertian dan Penyebabnya

Skola
Gerak Lokomotor, Non Lokomotor, dan Manipulatif pada Sepak Bola

Gerak Lokomotor, Non Lokomotor, dan Manipulatif pada Sepak Bola

Skola
Penerapan Induksi Magnetik pada Trafo

Penerapan Induksi Magnetik pada Trafo

Skola
Rangkaian Resistor pada Arus AC

Rangkaian Resistor pada Arus AC

Skola
Pluralisme: Definisi dan Dampaknya

Pluralisme: Definisi dan Dampaknya

Skola
Sejarah Terciptanya Permainan Sepak Bola

Sejarah Terciptanya Permainan Sepak Bola

Skola
Pengertian Ekspor dan Impor

Pengertian Ekspor dan Impor

Skola
Hutan Tropis sebagai Paru-Paru Dunia

Hutan Tropis sebagai Paru-Paru Dunia

Skola
Rangkaian Seri RLC pada Arus Bolak-balik

Rangkaian Seri RLC pada Arus Bolak-balik

Skola
Dominasi: Dampak Interaksi Antar-kelompok Sosial

Dominasi: Dampak Interaksi Antar-kelompok Sosial

Skola
Perlawanan Bali Terhadap Belanda

Perlawanan Bali Terhadap Belanda

Skola
komentar
Close Ads X