Struktur Teks Pidato Persuasif dan Kaidah Kebahasaannya

Kompas.com - 25/06/2020, 16:00 WIB
Ilustrasi teks pidato persuasif shutterstock.comIlustrasi teks pidato persuasif

KOMPAS.com - Teks persuasi merupakan teks yang bertujuan untuk mengajak pembaca melakukan hal yang disampaikan penulis.

Sama halnya dengan teks pidato persuasi yang disampaikan secara lisan. Teks pidato persuasif adalah jenis persuasi yang memiliki tujuan untuk mengajak pembaca melakukan hal yang disampaikan penulis.

Dalam buku Tekun Berbahasa Indonesia (2020) karya Churin In Nabillah, teks pidato persuasif bertujuan untuk memengaruhi pilihan pendengar melalui pengondisian, penguatan, atau pengubahan tanggapan (respon) mereka terhadap gagasan, isu, konsep, atau peroduk.

Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.

Baca juga: Pengertian Teks Pidato Persuasif

Struktur teks pidato persuasif

Terdapat tiga struktur teks pidato persuasif yang harus diperhatikan dalam membuat naskah pidato, yaitu:

  • Pembuka

Berisi salam, penghormatan, dan ucapan syukyur. Penghormatan berupa ucapan hormat kepada tokoh-tokoh atau hadirin yang hadir dalam suatu kegiatan.

Urutan penyebutan penghormatan dimulai dari tokoh yang jabatannya paling tinggi sampai kepada yang paling rendah.

  • Isi

Bagian ini berisi tujuan dan informasi yang penting yang akan disampaikan. Bagian ini berisi isi infomrasi secara rinci dan jelas.

  • Penutup

Berisi harapan dan/atau doa agar apa yang disampaikan bermanfaat bagi pendengar serta salam penutup.

Baca juga: Menyampaikan Pidato Persuasif

Kaidah kebahasaan teks pidato persuasif

Kalimat tang mendominasi teks ini adalah kalimat pernyataan yang berisi sebagai berikut:

  • Kalimat saran

Kalimat saran adalah kalimat yang berisi usul agar dapat dipertimbangkan oleh orang lain. Kalimat saran pada umumnya ditandai dengan penggunaan kata sebaiknya, seharusnya, dan lain-lain.

  • Kalimat ajakan

Kalimat ajakan berisi anjuran untuk diikuti oleh pendengar. Kalimat ajakan bertujuan agar pendengar berbuat seperti yang dikehendaki pemberi pidato.

Kalimat ajakan pada umumnya ditandai dengan penggunaan kata mari, marilah, ayo, mohon, tolong, dan sebagainya.

  • Kalimat arahan

Kalimat arahan merupakan kalimat yang bertujuan untuk memberikan petunjuk kepada pembaca atau pendengar. Pada umumnya, kalimat arahan ditandai dengan penggunaan kata harus.

Baca juga: Struktur Teks Deskripsi dan Kaidah Kebahasaannya


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X