Kompas.com - 21/06/2020, 18:00 WIB
Ilustrasi. FREEPIK/VECTORPOCKETIlustrasi.

KOMPAS.com - Gerhana matahari cincin (annular solar eclipse) berbeda dengan gerhana matahari total. Tahukah kamu apa itu gerhana matahari cincin?

Gerhana matahari cincin

Mengutip Space, gerhana matahari cincin terjadi ketika Bulan menutupi pusat Matahari kecuali tepi terluar matahari yang tetap terlihat, sehingga membentuk cincin api di sekitar Bulan.

Istilah annular berasal dari kata Latin annulus yang berarti cincin.

Sebutan gerhana matahari cincin ini merujuk pada titik tergelap atau maksimum yang dapat terlihat dari suatu lokasi.

Melansir Britannica, gerhana matahari total terjadi ketika Bulan menutupi Matahari sepenuhnya.

Sedangkan gerhana matahari cincin terjadi ketika Bulan menutupi Matahari kecuali cincin luar Matahari.

Baca juga: Gerhana Matahari: Pengertian, Proses, Jenis, dan Bahayanya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penyebab gerhana matahari cincin

Terjadinya gerhana Matahari total atau gerhana Matahari cincin tergantung pada jarak antara tiga obyek, yaitu Matahari, Bumi dan Bulan.

Bumi bergerak dalam orbit elips mengelilingi Matahari, dan Bulan bergerak dalam orbit elips di sekitar Bumi. Sehingga jarak antara ketiga benda langit tersebut berubah.

Ketika jarak Matahari paling dekat dengan Bumi dan Bulan berada pada atau dekat jaraknya yang terbesar, Bulan tampak lebih kecil dari Matahari di langit.

Pada situasi tersebut, Bulan tidak terlihat cukup besar untuk menutupi cakram Matahari sepenuhnya, dan lingkaran cahaya akan tetap terlihat di langit.

Sehingga kondisi demikian disebut gerhana Matahari cincin atau annular solar eclipse.

Baca juga: Gerhana Bulan: Pengertian, Proses, dan Penampakannya di Indonesia

Gerhana matahari cincin terjadi jika:

  • Saat Bulan baru;
  • Pada saat yang sama, Bulan berada pada atau sangat dekat dengan simpul bulan, sehingga Bumi, Bulan dan Matahari sejaraj dalam garis lurus;
  • Bulan berada di dekat titik terjauh dari Bumi yang disebut apogee, sehingga tepi terluar Matahari tetap terlihat sebagai cincin sinar Matahari.

Gerhana matahari cincin dapat bertahan lebih dari 3 jam di lokasi di mana annularitas terlihat.

Dari awal hingga akhir, total durasi gerhana annular bisa lebih dari 6 jam tetapi tidak di satu lokasi.

Annularitas terjadi ketika hanya cincin api terlihat di langit, yang berkisar antara kurang dari 1 detik hingga lebih dari 12 menit.

Baca juga: Kenapa Kita Tak Boleh Melihat Gerhana Matahari secara Langsung?

Gerhana Matahari cincin langka

Mengutip Time and Date, pada 2020 gerhana matahari cincin langka terjadi pada hari yang sama di sejumlah lokasi di Bumi.

Gerhana matahari cincin langka ini hanya terjadi dua kali dalam abad ini, yaitu pada 21 Juni 2020 dan 21 Juni 2039.

Jangan pernah melihat Matahari atau gerhana tanpa pelindung mata yang tepat seperti kacamata gerhana.

Sinar matahari dapat membakar retina mata yang berakibat kerusakan permanen bahkan kebutaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.