Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia

Kompas.com - 07/06/2020, 12:00 WIB
Ilustrasi. FREEPIK/CHATIMAGEIlustrasi.

KOMPAS.com - Tujuan politik luar negeri Indonesia dapat diketahui berdasarkan tujuan nasional bangsa Indonesia yang tercantum dalam alenia keempat Pembukaan UUD 1945.

Tujuan politik luar negeri

Mengutip Kewarganegaraan (2006) karya Aim Abdulkarim, tujuan bangsa Indonesia yang tercantum dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 adalah:

Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Tujuan politik luar negeri Indonesia tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4.

Penjelasannya, dalam Pembukaan UUD 1945 tujuan politik luar negeri Indonesia adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Berdasarkan tujuan nasional bangsa Indonesia tersebut, berikut ini adalah tiga tujuan politik luar negeri Indonesia adalah:

  1. Mempertahankan kemerdekaan dan menghapuskan segala bentuk penjajahan;
  2. Memperjuangkan perdamaian dunia yang abadi;
  3. Memperjuangkan susunan ekonomi dunia yang berkeadilan sosial.

Baca juga: Politik Luar Negeri Indonesa, Politik Bebas Aktif

Tujuan politik luar negeri Indonesia menurut Moh Hatta

Mohammad Hatta dalam bukunya yang berjudul Dasar Politik Luar Negeri Republik Indonesia (1953) dikemukakan tujuan politik luar negeri Indonesia adalah:

  1. Mempertahankan kemerdekaan bangsa dan menjaga keselamatan negara;
  2. Memperoleh barang-barang yang diperlukan dari luar negeri untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya;
  3. Meningkatkan perdamaian internasional dan memperoleh syarat-syarat yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat;
  4. Meningkatkan persaudaraan antarbangsa sebagai pelaksanaan cita-cita yang terkandung dalam Pancasila.

Prioritas polugri 2019-2024

Mengutip Kemlu RI, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan tentang prioritas politik luar negeri (polugri) 2019-2024.

Prioritas polugri Indonesia 2019-2024 ada lima, yaitu:

  • Penguatan diplomasi ekonomi.

Penguatan diplomasi ekonomi dengan melakukan beberapa langkah strategis, yaitu:

  1. Menjalin kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan di tingkat bilateral maupun regional;
  2. Penguatan pasar tradisional dan terobosan pasar nontradisional;
  3. Penguatan perundingan perdagangan dan investasi;
  4. Promosi Terpadu Perdagangan dan Investasi serta mendorong Outbond Investment;
  5. Diplomasi juga akan dioptimalkan untuk menjaga kepentingan strategis ekonomi Indonesia;
  6. Mendorong ekonomi 4.0 yang meliputi industri digital, ekonomi kreatif, dan pengembangan SDM Indonesia.

Baca juga: Politik Luar Negeri Indonesa, Politik Bebas Aktif

Halaman:

Sumber Kemlu
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X