Peradaban Lembah Sungai Kuning, Salah Satu Peradaban Tertua di Dunia

Kompas.com - 03/06/2020, 16:30 WIB
peradaban lembah sungai kuning Kemendikbudperadaban lembah sungai kuning
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Peradaban Lembah Sungai Kuning (Hwang Ho) merupakan peradaban salah satu tertua di dunia yang masih ada hingga saat ini.

Peradaban Lembah Sungai Kuning diperkirakan sudah sekitar 4.000 Sebelum Masehi (SM). Peradaban tersebut terdiri atas sejarah dan budaya beberapa negara yang ada sejak enam abad.

Dalam buku The Next Civilization (2012) karya Nanat Fatah Natsir, Peradaban China dimulai dari muara Sungai Kuning (Hwang Ho).

Sungai Kuning bersumber di daerah Pegunungan Kwen Lun di Tibet mengalir ke arah Timur dan bermuara di Teluk Tsii Li di Laut Kuning.

China memiliki sistem penulisan yang konsisten sejak dulu dan masih digunakan hingga kini. Banyak penemuan penting bersumber dari peradaban China Kuno, seperti kertas, kompas, serbuk mesiu, dan materi cetak.

Baca juga: Sejarah Peradaban India Kuno

Kehidupan ekonomi

Pertanian di China sudah sekitar 4.000 SM di bagian selatan Sungai Kuning. Daerah Sungai Kuning merupakan daerah subur, karena lumpur kuning yang dibawa.

Kenapa lumpur berwarna kuning?, berdasarkan penelitian para ahli lumpur yang mengendap di lembah sungai berasal dari tanah loss Gurun Gobi.

Di mana diterbangkan angin hingga ke lembah Sungai Hwang Ho dan berwarna kuning. Dampaknya air sungai Hoang Ho kekuning-kuningan dan lembah sepanjang alirannya menjadi subur.

Namun pada musim dingin, air Sungai Kuning membeku dan mengakibatkan masyarakat China kesulitan.

Pada musim semi, salju mencair dan menimbulkan bah serta menggenangi daratan China.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X