Makna dalam Pembukaan UUD 1945

Kompas.com - 26/05/2020, 16:00 WIB
Sidang PPKI pada 18 Agustus 1945 yang salah satu hasilnya adalah menetapkan UUD 1945 serta memilih presiden dan wakil presiden Republik Indonesia. Osman Ralliby/Dokumentasi Historica, Penerbit Bulan-Bintang, DjakartaSidang PPKI pada 18 Agustus 1945 yang salah satu hasilnya adalah menetapkan UUD 1945 serta memilih presiden dan wakil presiden Republik Indonesia.

KOMPAS.com - Pembukaan UUD 1945 secara prinsip erat kaitannya dengan proklamasi maupun Pancasila.

Dalam pembukaan tercantum permasalahan yang sangat berhubungan dengan cita-cita proklamasi kemerdekaan RI.

Dilansir dari buku Pendidikan Pancasila: Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa (2010) karya Pandji Setijo, cita-cita tersebut yaitu suatu masyatakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Turut dalam melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Berikut penjelasan atau pengertian dari paragraf dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu:

  • Paragraf pertama

Paragraf pertama dari Pembukaan UUD 1945 adalah:

"Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan peri keadilan."

Dalam paragraf tersebut mengandung bahwa bangsa Indonesia memiliki kemampuan dalam menyelami persoalan secara mendalam mengenai keadilan bukan keadaan kodrati yang sebenarnyaa.

Baca juga: Pokok Pikiran Pembukaan UUD 1945

Makna kodrati seharusnya mengandung pengertian kenyataan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Perlunya menjaga hubungan antarinvidu atau masyarakat dalam kelompok bangsa serta memberikan ruang gerak kepada hak kemerdekaan setiap manusia sebagai individu secara seimbang dan harmonis.

  • Paragraf kedua

Paragraf kedua Pembukaan UUD 1945 adalah:

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kehidupan Zaman Sejarah di Indonesia

Kehidupan Zaman Sejarah di Indonesia

Skola
Membaca Petunjuk Pemakaian Obat

Membaca Petunjuk Pemakaian Obat

Skola
Penyelidikan IPA: Pengertian, Manfaat, Proses Tahapan dan Objek

Penyelidikan IPA: Pengertian, Manfaat, Proses Tahapan dan Objek

Skola
Tenaga Pembentuk Muka Bumi

Tenaga Pembentuk Muka Bumi

Skola
Zaman Prasejarah Berdasarkan Arkeologi

Zaman Prasejarah Berdasarkan Arkeologi

Skola
Keunggulan Letak Geostrategis Indonesia

Keunggulan Letak Geostrategis Indonesia

Skola
Keunggulan Iklim di Indonesia

Keunggulan Iklim di Indonesia

Skola
Persebaran Nenek Moyang Indonesia

Persebaran Nenek Moyang Indonesia

Skola
Menulis Cerita yang Rumpang

Menulis Cerita yang Rumpang

Skola
Menjelaskan Petunjuk Pemakaian

Menjelaskan Petunjuk Pemakaian

Skola
Mendengar dan Menggambar Denah

Mendengar dan Menggambar Denah

Skola
Dampak terjadinya Angin Muson Timur

Dampak terjadinya Angin Muson Timur

Skola
Kehidupan Manusia Praaksara di Indonesia

Kehidupan Manusia Praaksara di Indonesia

Skola
Dampak Terjadinya Angin Muson Barat

Dampak Terjadinya Angin Muson Barat

Skola
Peninggalan Manusia Praaksara

Peninggalan Manusia Praaksara

Skola
komentar
Close Ads X