Kompas.com - 07/05/2020, 16:00 WIB

KOMPAS.com - Populasi ikan di samudera terancam habis akibat penangkapan secara berlebih di seluruh dunia. Mungkinkah ikan laut habis?

Penurunan populasi ikan

Melansir Telegraph, ilmuwan memprediksi populasi ikan dan hewan laut akan habis pada 2050 akibat penangkapan ikan.

Mengutip National Geographic, pada beberapa populasi ikan telah terjadi penurunan jumlah secara signifikan akibat penangkapan secara berlebihan.

Populasi ikan cod di pantai timur Kanada menurun 90 persen (1950-1990-an). Penangkapan ikan komersial telah merusak populasi ikan kerapu Goliath di Florida Selatan sejak 1950.

Sebagian besar populasi ikan tuna turun drastis hingga lebih dari 50 persen. Termasuk ikan tuna sirip biru Atlantik Selatan (Southern Atlantic Bluefin) yang hampir punah.

Baca juga: Kenapa Ikan Paus Melompat dari Laut?

Mengapa penurunan populasi ikan terjadi? Aktivitas menangkap ikan di laut tidak seperti memancing yang santai dan dengan sabar menunggu ikan memakan umpan di kail.

Industri penangkapan ikan modern yang memasok kebutuhan manusia menggunakan teknologi yang dikembangkan untuk perang. Seperti radar, sonar, helikopter dan pesawat pengintai, untuk mengarahkan kapal pabrik ke arah adanya populasi ikan.

Garis panjang dengan ratusan kain atau jaring besar menangkap ikan dalam jumlah besar beserta spesies lain. Seperti burung laut, kura-kura dan lumba-lumba. Ikan diangkut ke kapal raksasa lengkap dengan fasilitas pembekuan dan pemrosesan singkat di kapal.

Teknologi itu memungkinkan penangkapan ikan pada kedalaman lebih dalam dan lebih jauh di laut. Semakin luas jarak dan kedalaman penangkapan ikan, berdampak pada bertambahnya jumlah spesies yang ditargetkan.

Misal, ikan patin Patagonia yang terlihat tidak menggugah selera. Nelayan tidak menganggap ikan ini punya nilai sampai akhir 1970-an.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.