Kompas.com - Diperbarui 07/02/2022, 14:22 WIB

KOMPAS.com - Pantun adalah jenis puisi lama yang setiap baitnya terdiri dari empat baris. Dikutip dari Buku PIntar Pantun dan Peribahasa Indonesia (2015) oleh Mutia Dwi Pangesti, pantun berasal dari bahasa Minangkabau yaitu patuntun yang artinya petuntun.

Dalam bahasa Jawa, pantun dikenal dengan parikan. Sedangkan dalam bahasa Sunda terkenal dengan paparikan. 

Pantun mengandung ide kreatif dan kritis, serta padat maknanya. Pantun merupakan sastra lisan pada zaman dahulu, sekarang pantun banyak dijumpai dalam bentuk tulisan. 

Tiga ciri pantun

Ciri-ciri pantun terdiri dari tiga bagian, yaitu: 

Memiliki dua baris

Ciri-ciri pantun tidak boleh diubah. Jika diubah maka tidak bisa lagi disebut pantun. Melainkan akan menjadi seloka, gurindam atau bentuk puisi lama lainnya. Ciri pertama dari pantun adalah memiliki minimal dua baris hingga empat baris.

Banyaknya baris tidak boleh lebih dari emat baris agar tetap menjadi pantun. 

Baca juga: Contoh Pantun Teka-Teki

Memiliki sampiran dan isi

Dikuti dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, pantun harus terdiri dari sampiran dan isi. Sampiran adalah pembuka dari pantun, berada di baris pertama dan berfungsi untuk tumpuan saja.

Sedangkan isi yaitu bagian dari pantun dan pembaca mengungkapkan makna atau perkataan sebenarnya yang ingin disampaikan melalui pantun. 

Baris pertama dan kedua adalah sampiran. Baris ketiga dan keempat adalah isi.

Memiliki rima

Ciri-cii pantun selanjutnya adalah rima. Rima merupakan pengulangan bunyi ada pada larik puisi, pantun, syair, dan lainnya. Berikut beberapa jenis dari rima, yaitu:

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Kemdikbud
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sifat-sifat Lemak dan Minyak

Sifat-sifat Lemak dan Minyak

Skola
5 Tokoh Inspiratif di Berbagai Bidang

5 Tokoh Inspiratif di Berbagai Bidang

Skola
Apa itu Eksositosis dan Endositosis?

Apa itu Eksositosis dan Endositosis?

Skola
Apa itu Unsur Rasa Percaya Diri pada Iklan?

Apa itu Unsur Rasa Percaya Diri pada Iklan?

Skola
Pengertian Metode Kuantitatif dan Kualitatif dalam Penelitian

Pengertian Metode Kuantitatif dan Kualitatif dalam Penelitian

Skola
Pengertian Fasisme dan Ciri-cirinya

Pengertian Fasisme dan Ciri-cirinya

Skola
Konjungsi Penerang: Pengertian dan Contoh Kalimatnya

Konjungsi Penerang: Pengertian dan Contoh Kalimatnya

Skola
Pengertian Energi dan Jenisnya

Pengertian Energi dan Jenisnya

Skola
Pengertian dan Syarat dari Kelompok Primer

Pengertian dan Syarat dari Kelompok Primer

Skola
Bedanya Because dan Because of

Bedanya Because dan Because of

Skola
Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan

Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan

Skola
Proses Pembentukan Intan: Material Terkeras di Bumi

Proses Pembentukan Intan: Material Terkeras di Bumi

Skola
Siklus Krebs atau Siklus Asam Sitrat pada Manusia

Siklus Krebs atau Siklus Asam Sitrat pada Manusia

Skola
Endositosis: Pengertian, Mekanisme, dan Jenis-jenisnya

Endositosis: Pengertian, Mekanisme, dan Jenis-jenisnya

Skola
Angin Geostropik: Pengertian dan Proses Terbentuknya

Angin Geostropik: Pengertian dan Proses Terbentuknya

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.