Proses Meletusnya Gunung Berapi

Kompas.com - 29/04/2020, 09:39 WIB
Foto udara memperlihatkan Whaakari, dikenal juga sebagai Pulau Putih, dengan gunungnya yang berasap pada 12 Desember 2019. Gunung meletus yang terjadi pada 9 Desember 2019 itu mengakibatkan 8 orang tewas, dan 9 orang dilaporkan hilang, dengan diprediksi mereka tidak selamat. REUTERS/Jorge SilvaFoto udara memperlihatkan Whaakari, dikenal juga sebagai Pulau Putih, dengan gunungnya yang berasap pada 12 Desember 2019. Gunung meletus yang terjadi pada 9 Desember 2019 itu mengakibatkan 8 orang tewas, dan 9 orang dilaporkan hilang, dengan diprediksi mereka tidak selamat.

 

KOMPAS.com- Satu hal yang harus diketahui bahwa di dalam perut bumi ada lapisan magma yang disebut dapur magma.

Magma adalah batuan berbentuk cair yang terdiri dari larutan silika yang bersuhu tinggi. Suhu ini bisa mencapai 1.000 derajat selsius.

Dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, suhu yang sangat panas di dalam perut bumi tersebut akan memuat tekanan udara menjadi sangat besar. Jika tekanan udara di perut bumi sudah sangat besar, maka isi dari perut bumi akan keluar.

Keluarnya magma dan letusan gunung berapi menjadi salah satu mekanisme alamiah bumi.

Hal ini terjadi untuk menjaga keseimbangan perut bumi agar tetap sehat.

Isi perut bumi atau magma disebut lava dengan suhu mencapai 700-1200 derajat selsius. Ketika lava masih encer, akan mengalir turun bersama dengan air sungai.

Baca juga: Erupsi Gunung Berapi di Indonesia

Sedangkan lava yang lebih kental akan segera membeku setelah keluar dari perut bumi.

 

Gunung Merapi di Jawa Tengah mengalami erupsi dan memuntahkan asap dengan tinggi kolom mencapai 5.000 meter dari puncak pada Jumat (27/3/2020). ANTARA/HO/BPPTKG/pri.antaranews Gunung Merapi di Jawa Tengah mengalami erupsi dan memuntahkan asap dengan tinggi kolom mencapai 5.000 meter dari puncak pada Jumat (27/3/2020). ANTARA/HO/BPPTKG/pri.

Itu sebabnya kita sering melihat bebatuan di sekitar gunung. Bebatuan itu adalah lava yang sudah membeku.

Selain lava, gunung berapi yang meletus juga mengeluarkan awan dan abu panas.

Letusan gunung berapi akan mengeluarkan asap yang bergulung. Gulungan awan ini sangat panas, serta memuat bebatuan dan material vulkanik padat dengan suhu mencapai 600 derajat selsius.

Sedangkan abu yang keluar dari perut bumi ini adalah serpihan yang sangat halus dan ringan. Namun suhunya sangat panas.

Baca juga: Mengapa Kita Tidak Boleh Mendekat ketika Awan Panas Menyembur dari Gunung Api?

Abu ini akan terbawa dengan angin karena sangat kecil dan ringan. Abu ini bisa bergerak ke segala arah debgan jarak puluhan hingga ratusan kilometer dari pusat letusan.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Datar

Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Datar

Skola
Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Ruang

Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Ruang

Skola
Tekanan Hidrostatis

Tekanan Hidrostatis

Skola
Teori Pasang Surut Gas

Teori Pasang Surut Gas

Skola
Macam-Macam Tangga Nada dan Contoh Lagunya

Macam-Macam Tangga Nada dan Contoh Lagunya

Skola
Tangga Nada Pentatonis dan Diatonis

Tangga Nada Pentatonis dan Diatonis

Skola
Jenis Suara Manusia: Sopran, Alto, Tenor, Baritone, dan Bass

Jenis Suara Manusia: Sopran, Alto, Tenor, Baritone, dan Bass

Skola
Rumah Dulohupa, Rumah Adat Gorontalo

Rumah Dulohupa, Rumah Adat Gorontalo

Skola
Mutual Security Act, Penyebab Kejatuhan Kabinet Sukiman

Mutual Security Act, Penyebab Kejatuhan Kabinet Sukiman

Skola
Rumah Walewangko, Rumah Adat Minahasa

Rumah Walewangko, Rumah Adat Minahasa

Skola
Rumah Bubungan Tinggi, Rumah Tradisional Kalimantan Selatan

Rumah Bubungan Tinggi, Rumah Tradisional Kalimantan Selatan

Skola
Contoh Manfaat Sumber Daya Alam bagi Kehidupan Manusia

Contoh Manfaat Sumber Daya Alam bagi Kehidupan Manusia

Skola
Menentukan Pasangan Asam Basa Konjugasi

Menentukan Pasangan Asam Basa Konjugasi

Skola
Rumah Lamin, Rumah Adat Kalimantan Timur

Rumah Lamin, Rumah Adat Kalimantan Timur

Skola
Teori Asal-Usul Kehidupan

Teori Asal-Usul Kehidupan

Skola
komentar
Close Ads X