Kompas.com - 25/04/2020, 15:00 WIB
Ilustrasi iftar (buka puasa). shutterstockIlustrasi iftar (buka puasa).

KOMPAS.com - Puasa Ramadhan dilakukan umat Islam selama sebulan penuh pada bulan suci Ramadhan. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan puasa Ramadhan?

Puasa Ramadhan

Mengutip Encyclopaedia Britannica, Ramadan atau Ramadhan adalah bulan ke-9 dalam kalender Islam yang merupakan bulan suci puasa dengan lama periode 29-30 hari.

Ramadhan adalah periode penebusan yang dikenal dengan istilah Arab shaum yang artinya menahan diri. Kebanyakan orang memahami shaum sebagai kewajiban untuk berpuasa selama bulan Ramadhan.

Puasa Ramadhan adalah puasa yang dilakukan umat Islam selama bulan Ramadhan dengan tidak makan dan minum selama siang hari. Puasa adalah salah satu rukun Islam (lima prinsip dasar agama Islam).

Padahal bila ditafsirkan secara luas, shaum adalah kewajiban menahan diri antara fajar hingga senja dari makanan, minuman, dan semua bentuk perilaku dan pemikiran yang tidak murni atau hawa nafsu.

Dengan demikian, niat jahat, kata-kata kasar dan perbuatan buruk sama-sama bisa membatalkan pahala puasa sebagaimana makan dan minum.

Baca juga: Apakah Puasa Bisa Menurunkan Berat Badan?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sahur dan buka

Melansir Kiddle, sahur adalah makanan yang dikonsumsi pagi-pagi sekali oleh umat Muslim sebelum puasa. Sahur dilakukan selama atau selain bulan Ramadhan.

Waktu sahur adalah sebelum shalat Subuh. Sahur untuk menggantikan tiga waktu makan tradisional dalam sehari, yaitu sarapan, makan siang dan makan malam.

Sahur menjadi santapan terakhir yang dimakan oleh umat Islam sebelum puasa dari fajar hingga matahari terbenam selama bulan Ramadhan.

Dalam tradisi Islam, sahur dianggap sebagai manfaat dari berkah karena menjaga orang yang berpuasa dari kelemahan akibat melakukan puasa.

Menurut sebuah hadits Sahih al-Bukhari, Anas ibn Malik meriwayatkan, Nabi berkata,  "Ambillah sahur karena ada rahmat di dalamya."

Umat Islam di beberapa negara membuat bunyi-bunyian pada dini hari untuk mengingatkan sesama muslim bahwa sudah tiba waktu sahur.

Baca juga: Mengapa Perut Bunyi Saat Lapar?

Sedangkan iftar adalah makan malam untuk berbuka puasa selama bulan Ramadhan. Sehingga umat Islam yang berpuasa bisa mulai makan dan minum saat maghrib.

Setelah sholat maghrib, umat Islam berkumpul di rumah atau masjid untuk berbuka puasa bersama teman-teman atau keluarga besar. Iftar biasanya dimulai dengan kurma, seperti kebiasaan Nabi Muhammad, atau aprikot dan air atau susu manis.

Bolehkah tidak puasa?

Bagi orang yang sakit selama Ramadhan dan orang yang dalam perjalanan jauh (musafir) diperbolehkan tidak berpuasa. Tetapi harus mengganti dengan cara memberi makan orang miskin atau berpuasa setelah Ramadhan berakhir.

Wanita hamil atau menyusui, anak-anak, orang tua, orang yang lemah, musafir dan orang sakit mental dibebaskan dari kewajiban puasa.

Orang dewasa yang memiliki tubuh sehat dan anak-anak yang sudah besar wajib melakukan puasa sehari penuh, sejak fajar hingga senja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.