Kompas.com - 20/04/2020, 13:00 WIB
Foto masjid yang menjadi satu-satunya bangunan utuh di wilayah Meulaboh yang diambil pada 2 Januari 2005, menjadi salah satu foto yang paling diingat Eugene Hoshiko, fotografer Associated Press yang meliput tsunami Aceh. Tsunami meluluhlantakkan Aceh pada 26 Desember 2004 AP/Eugene HoshikoFoto masjid yang menjadi satu-satunya bangunan utuh di wilayah Meulaboh yang diambil pada 2 Januari 2005, menjadi salah satu foto yang paling diingat Eugene Hoshiko, fotografer Associated Press yang meliput tsunami Aceh. Tsunami meluluhlantakkan Aceh pada 26 Desember 2004
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Dalam sejarah, tragedi tsunami cukup parah dan terbesar pernah melanda Indonesia. Di mana menewaskan ribuan orang dan menghancurkan bangunan-bangunan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),tsunami adalah gelombang laut dahsyat (gelombang pasang) yang terjadi karenagempa bumi atau letusan gunung api di dasar laut.

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica (2015), tsunami bisa mencapai jarak yang jauh. Setelah gempa atau letusan gunung berapi, gelombang beberapa kali akan menyebar di permukaan laut.

Tsunami punya panjang gelombang yang jauh lebih panjang dan jarak antargelombang yang lebih lama dari ombak biasa.

Di laut dalam, tsunami bisa melaju hingga 800 kilometer per jam. Semakin dalam perairan, semakin cepat gelombangnya.

Dengan kedalaman laut yang mencapai 4.000 meter, tsunami bisa bergerak lebih dari 640 kilometer per jam. Gelombang tsunami juga lebar, sekitar 100 hingga 200 kilometer. 

Berikut tsunami terbesar yang pernah terjadi di Indonesia:

Tsunami 1883

Dilansir KOMPAS.com (27/8/201), tragedi tsunami yang terjadi pada 27 Agustus 1883 dan menjadi yang terkuat sepanjang sejarah.

Peristiwa tersebut disebabkan oleh letusan Gunung Krakatau dan memicu terjadinya tsunami besar setinggi 120 kaki. Gelombang besar ini menelan korban jiwa sekitar 35.500 orang.

Dalam buku Krakatau, the Day the World Exploded August 27, 1883 (2003) karya Simon Winchester disebutkan, selama 250 tahun terakhir tercatat tak kurang dari 90 kali tsunami akibat letusan gunung.

Baca juga: Mengapa di Indonesia Sering Terjadi Gempa?

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X