Kompas.com - 13/04/2020, 15:00 WIB

KOMPAS.com - Gejala elektromagnet sering digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Penerapan elektromagnetik

Beberapa penerapan elektromagnet dapat ditemui pada beberapa alat yang digunakan dalam sehari-hari. Berikut penjelasannya:

Bel listrik

Dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, bel listrik menggunakan magnet sebagai alat utamanya.

Saat tombol bel listrik ditekan, rangkaian arus menjadi tertutup dan arus mengalir pada kumparan.

Aliran arus listrik pada kumparan ini mengakibatkan besi di dalam bel menjadi elektromagnet yang mampu menggerakkan lengan pemukul untuk memukul bel sehingga berbunyi.

Saklar

Hampir disetiap rumah yang memiliki aliran listrik, menggunakan saklar. Saklar berfungsi untuk memutuskan dan menghubungkan arus listrik pada rangkaian listrik.

Baca juga: Manfaat Medan Magnet Bumi pada Migrasi Hewan

Lilitan kawat dalam saklar berfungsi sebagai elektromagnet yang menarik ujung besi ke bawah.

Setelah besi tertarik ke bawah, ujung besi lainnya akan menyimpang ke kanan dan mendorong tangkai ke kiri.

Sehingga tangkai kiri dan kanan akan saling bersentuhan untuk mengalirkan arus listrik.

Ketika arus mengalir, maka beban (lampu atau alat elektronik lainnya) akan menyala.

Telepon kabel

Telepon kabel pada rumah juga menggunakan prinsip kemagnetan. Saat menggunakan telepon, seseorang akan menerima pesan (mendengar) sekaligus mengirim pesan (berbicara).

Prinsip kerja telepon mengubah energi listrik menjadi energi bunyi.

Pada saat ada pembicaraan, energi listrik mengalir pada kabel telepon menimbulkan efek elektromagnet yang kekuatannya berubah-ubah.

Sehingga mampu menggetarkan diafragma besi lentur pada speaker telepon.

Getaran pada speaker inilah yang akhirnya menggetarkan udara di sekitarnya dan memberikan efek "dengar" bagi telinga.

Baca juga: Teori Dasar Kemagnetan: Sifat dan Medan Magnet

ilustrasi sifat magnet bahan shutterstock ilustrasi sifat magnet bahan
Sifat magnet bahan

Berdasarkan sifat interaksi bahan terhadap magnet, benda diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu:

  • Faromagnetik

Benda-benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet termasuk pada kelompok faromagnetik. Misalnya besi, baja, kobalt, dan nikel.

  • Paramagnetik

Benda-benda yang ditarik lemah oleh magnet termassuk pada kelompok benda paramagnetik. Misalnya magnesium, molibdenum, dan lithium.

  • Diamagnetik

Benda-benda yang tidak dapat ditarik magnet masuk dalam kelompok diamagnetik, seperti perak, emas, tembaga, dan bismut.

Sifat kemagnetan bahan dapat dihilangkan dengan cara memukul, memanaskan, dan meneliti magnet dengan arus bolak balik atau AC.

Secara prinsip, sifat kemagnetan dapat dihilangkan dengan cara mengacak arah magnet elementer.

Baca juga: Kristal Kuno Australia Ungkap Misteri Medan Magnet Pertama Bumi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Contoh Hewan Vivipar

12 Contoh Hewan Vivipar

Skola
4 Jenis Penyerbukan Berdasarkan Perantaranya

4 Jenis Penyerbukan Berdasarkan Perantaranya

Skola
2 Teori Evolusi: Manusia Purba dan Charles Darwin

2 Teori Evolusi: Manusia Purba dan Charles Darwin

Skola
Soal dan Jawaban Jenis-jenis Pecahan

Soal dan Jawaban Jenis-jenis Pecahan

Skola
7 Contoh Pantun Nasihat

7 Contoh Pantun Nasihat

Skola
Konjungsi Kronologis: Pengertian dan Contohnya

Konjungsi Kronologis: Pengertian dan Contohnya

Skola
Soal dan Jawaban Perubahan Kuantitas Secara Bersamaan

Soal dan Jawaban Perubahan Kuantitas Secara Bersamaan

Skola
7 Definisi Interaksi Sosial Menurut Para Ahli

7 Definisi Interaksi Sosial Menurut Para Ahli

Skola
Pengaruh Gaya Gesek terhadap Benda

Pengaruh Gaya Gesek terhadap Benda

Skola
Cara Kerja Kincir Angin

Cara Kerja Kincir Angin

Skola
Sifat-sifat Perkalian Matriks

Sifat-sifat Perkalian Matriks

Skola
6 Perbedaan Save dan Save As

6 Perbedaan Save dan Save As

Skola
Peran Lembaga Penegak Hukum di Indonesia

Peran Lembaga Penegak Hukum di Indonesia

Skola
Evolusi: Jenis dan Prinsipnya

Evolusi: Jenis dan Prinsipnya

Skola
Pengelompokan Candi di Indonesia

Pengelompokan Candi di Indonesia

Skola
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.