Mengapa Peringatan Kematian Yesus Dinamakan Jumat Agung?

Kompas.com - 10/04/2020, 18:00 WIB
Perayaan Jumat Agung Gereja Makam Kudus, di Kota Lama Yerusalem, pada Jumat (19/4/2019). (AFP/THOMAS COEX) Perayaan Jumat Agung Gereja Makam Kudus, di Kota Lama Yerusalem, pada Jumat (19/4/2019). (AFP/THOMAS COEX)

KOMPAS.com - Jumat ini merupakan Jumat Agung. Hari di mana orang Kristiani memperingati penyaliban dan kematian Yesus Kristus.

Biasanya untuk memperingati hari tersebut, umat Kristiani memaknai hari dengan penuh perenungan dan berpuasa.

Mengapa disebut Jumat Agung?

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, penamaan Jumat Agung dikarenakan peristiwa yang terjadi merupakan peristiwa suci.

Terdapat beberapa teori mengenai penamaan Jumat Agung, tetapi hanya beberapa teori yang tampaknya didukung oleh ahli bahasa dan bukti sejarah.

Teori-teori tersebut adalah:

  • Peristiwa penting

Teori yang pertama bahwa orang Kristiani percaya ada sesuatu yang sangat baik di hari Jumat.

Selain itu pada hari Jumat sebelum Paskah merupakan peringatan tentang Yesus yang menderita dan mati untuk dosa-dosa manusia.

Baca juga: Makna Perayaan Jumat Agung

Peristiwa meninggalnya Yesus di Kayu Salib jatuh pada hari Jumat, sehingga disebut Jumat Agung. Peristiwa rersebut juga mengarah pada Kebangkitan Yesus dan kemenangannya atas kematian serta penghapusan dosa.

Perayaan Paskah menjadi puncak terpenting dari perayaan umat Kristiani.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Catholic
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Faktor Penghambat dan Pendorong Kerja Sama ASEAN

Faktor Penghambat dan Pendorong Kerja Sama ASEAN

Skola
Syarat Terjadinya Interaksi Antarruang

Syarat Terjadinya Interaksi Antarruang

Skola
Contoh Campuran: Homogen, Heterogen, Suspensi, dan Koloid

Contoh Campuran: Homogen, Heterogen, Suspensi, dan Koloid

Skola
Makna dalam Pembukaan UUD 1945

Makna dalam Pembukaan UUD 1945

Skola
Sumber Daya Alam Kekal, Dapat Diperbarui, dan Tidak Dapat Diperbarui

Sumber Daya Alam Kekal, Dapat Diperbarui, dan Tidak Dapat Diperbarui

Skola
Kondisi Indonesia Pasca Proklamasi Kemerdekaan

Kondisi Indonesia Pasca Proklamasi Kemerdekaan

Skola
Zat Campuran dan Macamnya

Zat Campuran dan Macamnya

Skola
Pokok Pikiran Pembukaan UUD 1945

Pokok Pikiran Pembukaan UUD 1945

Skola
Kedudukan dan Makna Pembukaan UUD 1945

Kedudukan dan Makna Pembukaan UUD 1945

Skola
Tujuan Idul Fitri

Tujuan Idul Fitri

Skola
Kegiatan Idul Fitri

Kegiatan Idul Fitri

Skola
Makna Idul Fitri

Makna Idul Fitri

Skola
Niat dan Tata Cara Shalat Idul Fitri

Niat dan Tata Cara Shalat Idul Fitri

Skola
Sunah Sebelum Shalat Idul Fitri

Sunah Sebelum Shalat Idul Fitri

Skola
Zat Tunggal: Unsur dan Senyawa

Zat Tunggal: Unsur dan Senyawa

Skola
komentar
Close Ads X