Perjuangan Indonesia Sesudah 1908

Kompas.com - 01/04/2020, 16:00 WIB
Mahasiswa STOVIA Pendiri dan anggota Budi Utomo kemdikbud.go.idMahasiswa STOVIA Pendiri dan anggota Budi Utomo
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Setelah abab ke-20 atau yang dikenal sebagai masa pergerakan nasional, bangsa Indonesia tidak lagi berjuang menggunakan senjata tradisional dan bersifat kedaerahan.

Tapi berjuang menggunakan organisasi yang bersifat modern. Karena perlawanan yang dilakukan dulu selalu gagal dan dapat diberantas penjajah.

Dikutip situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), belajar dari pengalaman kegagalan perlawanan masa lalu, akhirnya bentuk perjuangan diubah melalui organisasi dan diplomasi.

Di mana organisasi-organisasi yang dibentuk itu dipimpin para tokoh terpelajar. Dengan perjuangan tersebut mampu menyatukan jiwa dan raga untuk melawan serta mengusir penjajah.

Baca juga: Perjuangan Indonesia Sebelum 1908 

Ciri perjuangan yang dilakukan setelah abad-20, yakni:

  1. Organisasi yang dibentuk bersifat modern.
  2. Lebih terarah atau terorganisasi.
  3. Bersifat nasional tidak kedaerahan.
  4. Dipelopori oleh kaum terpelajar.

Pergerakan kemerdekaan yang dilakukan dengan menggunakan organisasi lebih teratur dan bergerak diberbaga bidang seperti sosial, politik, budaya, dan pendidikan.

Pada masa tersebut banyak paham-paham bermunculan, seperti nasionalisme dan patriotisme. Adanya paham tersebut mendorong lahirnya organisasi modern.

Pembentukan organisasi

Pada masa pergerakan nasional di Indonesia ditandai berdirinya Organisasi-organisasi pergerakan. Masa pergerakan nasional dibagi tahap, yakni:

  • Masa pembentukan (1908-1920)

Pada masa tersebut berdiri Organisasi Budi Utomo, Sarekat Islam, Indische Partij. Budi Utomo merupakan organisasi pergerakan nasional pertama yang berdiri.

Budi Utomo didirikan oleh Wahidin Sudirohusodo pada 20 Mei 1908. Pada 1908, sejarah Indonesia memasuki babak baru yaitu masa pergerakan nasional.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Portugis, Bangsa Eropa Pertama yang Masuk ke Indonesia

Portugis, Bangsa Eropa Pertama yang Masuk ke Indonesia

Skola
Nilai-Nilai Pancasila dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Negara

Nilai-Nilai Pancasila dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Negara

Skola
Teori Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Teori Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Skola
Daftar Lembaga Pemerintahan Non-Kementerian

Daftar Lembaga Pemerintahan Non-Kementerian

Skola
Klasifikasi Kementerian Negara Republik Indonesia

Klasifikasi Kementerian Negara Republik Indonesia

Skola
Potensi Budaya Indonesia dan Upaya Pemanfaatannya

Potensi Budaya Indonesia dan Upaya Pemanfaatannya

Skola
Peninggalan dan Runtuhnya Peradaban India Kuno

Peninggalan dan Runtuhnya Peradaban India Kuno

Skola
Kewenangan Presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan

Kewenangan Presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan

Skola
Potensi Sumber Daya Manusia dan Upaya Pemanfaatannya

Potensi Sumber Daya Manusia dan Upaya Pemanfaatannya

Skola
Sejarah Peradaban India Kuno

Sejarah Peradaban India Kuno

Skola
Potensi Sumber Daya Alam Batu Bara

Potensi Sumber Daya Alam Batu Bara

Skola
29 Mei, Hari Lanjut Usia Nasional

29 Mei, Hari Lanjut Usia Nasional

Skola
Potensi Sumber Daya Alam Lautan

Potensi Sumber Daya Alam Lautan

Skola
Macam-macam Gaya

Macam-macam Gaya

Skola
Peraturan Sepak Bola

Peraturan Sepak Bola

Skola
komentar
Close Ads X