Pembagian Kekuasan di Indonesia

Kompas.com - 26/03/2020, 18:00 WIB
Suasana saat Presiden Joko Widodo berpidato pada sidang tahunan MPR DPR DPD 2018 di Gedung DPR/MPR, Kamis (16/8/2018).  Kompas.com/Andreas Lukas AltobeliSuasana saat Presiden Joko Widodo berpidato pada sidang tahunan MPR DPR DPD 2018 di Gedung DPR/MPR, Kamis (16/8/2018).
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Penerapan pembagian kekuasaan di Indonesia terdiri dari dua bagian. Yaitu pembagian kekuasaan secara horizontal dan pembagian secara vertikal.

Pembagian tersebut tertuang dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Kekuasaan Horizontal

Pembagian kekuasaan horizontal merupakan pembagian kekuasaan menurut fungsi lembaga-lembaga tertentu, yakni legislatif, eksekutif, dan yudikatif.

Dalam UUD 1945, kekuasaan secara horizontal pembagian kekuasaan negara dilakukan pada tingkatan pemerintah pusat dan pemberintah daerah. Pada pembagian kekuasaan di pemerintah pusat berlangsung antara lembaga-lembaga negara yang sederajat.

Namun adanya perubahana UUD 1945 terjadi pergeseran pembagian kekuasaan di pemerintah pusat.

Baca juga: Macam-macam Kekuasaan Negara

Dalam buku Kontruksi Hukum Tata Negara Indonesia Pasca Amandemen UUD 1945 (2010) karya Titik Triwulan, pada UUD 1945 hasil amandemen menetapkan empat kekuasaan dan tujuh lembaga negara.

Di mana pergeseranya adalah pergeseran klasifikasi kekuasaan negara yang umumnya terdiri atas tiga jenis menjadi enam kekuasaan negara.

  • Kekuasaan konstitusi

Kekuasaan konstitusi merupakan kekuasaan untuk mengubah dan menetapkan UUD. Kekuasaan ini dipegang oleh Majelis Permusyawarar Rakyat (MPR). Pada Pasal 3 ayat (1) UUD 45 menyatakan “Majelis Permusyawaratan Rakyat berwenang mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar.”

Dikutip situs Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), hampir semua negara di dunia memiliki konstitusi tertulis atau UUD yang mengatur pembentukan, pembagian wewenang dan cara bekerja berbagai lembaga kenegaraan.

Konstitusi suatu negara pada hakekatnya merupakan hukum dasar tertinggi yang memuat hal-hal mengenai penyelenggaraan negara.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Burung Bisa Terbang Saat Hujan?

Apakah Burung Bisa Terbang Saat Hujan?

Skola
Reaksi Tubuh Jika Tidak Sengaja Menelan Permen Karet

Reaksi Tubuh Jika Tidak Sengaja Menelan Permen Karet

Skola
Pengertian Teks Prosedur dan Contohnya

Pengertian Teks Prosedur dan Contohnya

Skola
Sejarah Hagia Sophia

Sejarah Hagia Sophia

Skola
Nama-nama Bulan dalam Bahasa Inggris

Nama-nama Bulan dalam Bahasa Inggris

Skola
Lobster, dari Makanan Penjara sampai Hidangan Orang Kaya

Lobster, dari Makanan Penjara sampai Hidangan Orang Kaya

Skola
Siapakah Marie Antoinette yang Dikenal Madame Déficit?

Siapakah Marie Antoinette yang Dikenal Madame Déficit?

Skola
Jumlah Penduduk Dunia 2020

Jumlah Penduduk Dunia 2020

Skola
Sejarah Hari Populasi Dunia

Sejarah Hari Populasi Dunia

Skola
Perbedaan Teks Berita dengan Teks Nonberita

Perbedaan Teks Berita dengan Teks Nonberita

Skola
Nama-nama Hari dalam Bahasa Inggris

Nama-nama Hari dalam Bahasa Inggris

Skola
Faktor Penyebab Terjadinya Migrasi

Faktor Penyebab Terjadinya Migrasi

Skola
Mobilitas Penduduk: Pengertian dan Jenisnya

Mobilitas Penduduk: Pengertian dan Jenisnya

Skola
Gerak Tropisme pada Tumbuhan

Gerak Tropisme pada Tumbuhan

Skola
Kerajaan Jawa dan Kekuatan Bangsa Eropa

Kerajaan Jawa dan Kekuatan Bangsa Eropa

Skola
komentar
Close Ads X