Kompas.com - 22/03/2020, 18:30 WIB
Ilustrasi virus corona (COVID-19). KemenkesIlustrasi virus corona (COVID-19).

KOMPAS.com - Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 sedang mewabah di banyak negara di dunia. Tahukah kamu apa itu wabah virus Corona?

Virus Corona

Dikutip dari European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC), pada akhir Desember 2019, otoritas kesehatan masyarakat China melaporkan sejumlah kasus sindrom pernafasan akut di Kota Wuhan, provinsi Hubei, China.

Ilmuwan China segera mengidentifikasi virus Corona baru sebagai agen penyebab utama. Penyakit ini sekarang disebut sebagai Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19.

Penyebab COVID-19 disebut sindrom pernafasan akut parah Corona Virus 2 (SARS CoV-2). Ini adalah jenis baru virus corona yang belum diidentifikasi sebelumnya pada manusia.

Wabah awal di Wuhan menyebar dengan cepat, memengaruhi wilayah lain di China. Kasus-kasus serupa segera terdeteksi di beberapa negara lain.

Hampir di setiap benua terdapat negara yang terjangkit virus Corona seperti Asia, Eropa, Australia, Afrika dan Amerika.

Baca juga: Virus: Sejarah, Ciri-ciri dan Penyebarannya

Mengutip World Health Organization (WHO), COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru ditemukan.

Sebagian besar orang yang terinfeksi virus COVID-19 akan mengalami penyakit pernafasan ringan hingga sedang dan sembuh tanpa memerlukan memerlukan perawatan khusus.

Orang lanjut usia (lansia) yang berusia di atas 60 tahun dan yang memiliki masalah medis mendasar seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, penyakit pernafasan kronis, dan kanker, memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit parah hingga kematian.

Cara terbaik untuk mencegah dan memperlambat penularan COVID-19 adalah mempunyai wawasan memadai mengenai penyakit tersebut dan cara penyebarannya.

WHO menyarankan pada masyarakat untuk melindungi diri dan orang lain dari infeksi COVID-19 dengan mencuci tangan, menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol dan tidak menyentuh wajah.

Virus COVID-19 menyebar terutama melalui tetesan air liur, cairan hidung saat bersin, dan batuk.

WHO menginformasikan bahwa saat ini belum ada vaksin atau perawatan khusus untuk COVID-19. Namun telah banyak dilakukan uji klinis untuk mengevaluasi perawatan potensial.

Baca juga: Ciri-ciri Virus

Gejala

Virus COVID-19 menjangkiti orang yang berbeda secara berbeda. Menurut WHO, berikut ini gejala umum COVID-19:

  1. Demam
  2. Kelelahan
  3. Batuk kering
  4. Sesak nafas dan nyeri
  5. Sakit tenggorokan
  6. Mual
  7. Pilek
  8. Diare (tidak selalu)

Orang dengan gejala ringan yang dinyatakan sehat, harus melakukan isolasi mandiri dan menghubungi petugas medis untuk penanganan dan rujukan.

Orang dengan demam, batuk atau kesulitan bernafas harus segera menghubungi dokter dan mendapatkan perawatan medis.

Baca juga: Siklus dan Perkembangbiakan Virus

Pencegahan

Dikutip dari WHO, untuk mencegah infeksi dan menekan penularan COVID-19, kamu bisa melakukan beberapa upaya berikut ini:

  1. Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air atau bersihkan dengan pembersih tangan berbasis alkohol.
  2. Pertahankan jarak minimal 1 meter antara kamu dan orang yang batuk atau bersin.
  3. Hindari menyentuh wajah.
  4. Tutupi mulut dan hidun saat batuk atau bersin.
  5. Tetap tinggal di rumah bila merasa tidak sehat.
  6. Jangan merokok atau aktivitas lain yang melemahkan paru-paru.
  7. Lakukan menjaga jarak secara fisik, hindari perjalanan yang tidak perlu dan menjauh dari kerumunan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber WHO,ECDC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelebihan dan Kelemahan Teori Atom Dalton

Kelebihan dan Kelemahan Teori Atom Dalton

Skola
Teori Konveksi: Teori Pembentukan Permukaan Bumi

Teori Konveksi: Teori Pembentukan Permukaan Bumi

Skola
Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Skola
Sejarah Singkat Berdirinya Muhammadiyah

Sejarah Singkat Berdirinya Muhammadiyah

Skola
Pengertian Seni Rupa Dua Dimensi dan Unsur Fisiknya

Pengertian Seni Rupa Dua Dimensi dan Unsur Fisiknya

Skola
Pembagian Urusan Pemerintahan Pusat dan Daerah

Pembagian Urusan Pemerintahan Pusat dan Daerah

Skola
Nilai-Nilai Pancasila dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Negara

Nilai-Nilai Pancasila dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Negara

Skola
Terbentuknya Republik Indonesia Serikat

Terbentuknya Republik Indonesia Serikat

Skola
10 Jenis Penggolongan Hukum

10 Jenis Penggolongan Hukum

Skola
 Definisi dan Tujuan Perdagangan Internasional

Definisi dan Tujuan Perdagangan Internasional

Skola
Pembelahan Meiosis dan Tahapannya

Pembelahan Meiosis dan Tahapannya

Skola
Pembelahan Mitosis dan Tahapannya

Pembelahan Mitosis dan Tahapannya

Skola
Sifat-sifat Grafik Fungsi Eksponensial

Sifat-sifat Grafik Fungsi Eksponensial

Skola
Ciri-Ciri Masyarakat Praaksara

Ciri-Ciri Masyarakat Praaksara

Skola
Pengaruh Letak Astronomis Indonesia

Pengaruh Letak Astronomis Indonesia

Skola
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.