Enam Letusan Dahsyat Gunung Berapi di Indonesia

Kompas.com - 07/03/2020, 18:00 WIB
Peringatan 120 Tahun Letusan Krakatau. Gelombang yang datang tiga kali itu tingginya mencapai langit dan suaranya bergemuruh. Begitulah yang dipaparkan Datuk Kriya Puyimbang, putra Datuk Ali Batin Jenggot. Datuk Ali adalah saksi hidup bencana gelombang pasang tsunami yang disebabkan oleh letusan Gunung Krakatau. Kompas/JB Suratno Peringatan 120 Tahun Letusan Krakatau. Gelombang yang datang tiga kali itu tingginya mencapai langit dan suaranya bergemuruh. Begitulah yang dipaparkan Datuk Kriya Puyimbang, putra Datuk Ali Batin Jenggot. Datuk Ali adalah saksi hidup bencana gelombang pasang tsunami yang disebabkan oleh letusan Gunung Krakatau.
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Indonesia memiliki sekitar 127 gunung api aktif yang memiliki beragam karakter.

Dalam sejarah, beberapa gunung api diantaranya meletus dahyat dan menyebabkan banyak korban jiwa. Bahkan mengubah kehidupan di sekitarnya.

Dikutip situs Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KemenESDM), di Indonesia terdapat gunung yang aktif dengan rata-rata 100 tahun, 50 tahun dan di bawah 10 tahunan.

Gunung Galunggung merupakan contoh gunung api yang meletus dengan ritme rata-rata 100 tahun sekali. Gunung yang meletusnya 50 tahun sekali contohnya adalah Gunung Agung.

Sementara di bawah 10 tahunan contohnya, Gunung Merapi, Ibu, dan Dukono.

Kalau gunung aktif yang lain, kalau di rata-rata yang aktif dalam setiap tahun itu rata-rata 5 gunung api secara bergantian.

Baca juga: Fenomena Langka, Gunung Berapi Es di Tepi Danau Michigan Erupsi

Berikut enam letusan gunung berapi di Indonesia:

Gunung Tambora yang berada di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara meletus pada 1815 dengan ribuan jiwa meninggal.

Dilansir National Geographic, para sejarawan menganggap letusan Gunung Tambora merupakan yang terdahyat. Dampaknya sampai menyebar berbagai negara.

Di mana dunia semakin dingin dan pola cuaca berubah. Bahkan terjadi kegagalan panen, kelaparan mulai dari Asia, Amerika Sekikat hingga Eropa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penggunaan During, For, dan While

Penggunaan During, For, dan While

Skola
Contoh Teks Petunjuk Cara Menghemat Energi

Contoh Teks Petunjuk Cara Menghemat Energi

Skola
Contoh Kalimat Efektif dan Tidak Efektif

Contoh Kalimat Efektif dan Tidak Efektif

Skola
Kalimat Tunggal dan Majemuk: Ciri-ciri dan Contohnya

Kalimat Tunggal dan Majemuk: Ciri-ciri dan Contohnya

Skola
Jenis-Jenis Alat Musik Tradisional Mancanegara

Jenis-Jenis Alat Musik Tradisional Mancanegara

Skola
Perbedaan Kalimat Aktif dan Pasif

Perbedaan Kalimat Aktif dan Pasif

Skola
Invasi Teluk Babi di Kuba (1961)

Invasi Teluk Babi di Kuba (1961)

Skola
Konservasi Tanah: Definisi dan Metodenya

Konservasi Tanah: Definisi dan Metodenya

Skola
Contoh Dialog Talking about Ability

Contoh Dialog Talking about Ability

Skola
Masalah Pembangunan Ekonomi di Negara Berkembang

Masalah Pembangunan Ekonomi di Negara Berkembang

Skola
Perkembangan Seni Rupa Murni Indonesia

Perkembangan Seni Rupa Murni Indonesia

Skola
Degradasi Tanah: Definisi dan Penggolongannya

Degradasi Tanah: Definisi dan Penggolongannya

Skola
Penggunaan in Order That, in Order to, dan So That

Penggunaan in Order That, in Order to, dan So That

Skola
Jenis-Jenis Belanja Daerah

Jenis-Jenis Belanja Daerah

Skola
Contoh Dialog Talking About Possibility in the Past

Contoh Dialog Talking About Possibility in the Past

Skola
komentar
Close Ads X