Kompas.com - 04/03/2020, 19:30 WIB
Logo Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) www.un.orgLogo Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

KOMPAS.com - PBB adalah singkatan dari Perserikatan Bangsa-bangsa.

Dengan 193 anggota negara, PBB adalah organisasi internasional terbesar di dunia.

Saat ini, PBB bermarkas di New York, Amerika Serikat. Kantor lainnya ada di Jenewa, Swiss kemudian Wina, Austria, dan kota lainnya di dunia.

Bahasa resmi yang digunakan PBB yakni bahasa Arab, bahasa Mandarin, bahasa Inggris, bahasa Perancis, bahasa Rusia, dan bahasa Spanyol.

Bagaimana awalnya PBB berdiri? Apa saja tujuan dan tugasnya?

Baca juga: Sejarah Berdirinya PBB

Sejarah berdirinya PBB

Dikutip dari Encyclopaedia Britannica (2015), PBB berdiri pada 24 Oktober 1945.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya sudah ada Liga Bangsa-bangsa (LBB) atau League of Nations yang didirikan pada 1919. Namun LBB dibubarkan pada 1946 karena gagal mencegah Perang Dunia II.

Menjelang berakhirnya PD II, negara-negara Blok Sekutu sepakat membentuk organisasi global yang menangani urusan antarnegara.

Usulan ini pertama disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Franklin D Roosevelt dan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill ketika menandatangani Piagam Atlantik pada Agustus 1941.

Nama "United Nations" tadinya dipakai untuk melawan negara yang bertentangan dengan Blok Sekutu. Musuh sekutu yakni Jerman, Italia dan Jepang.

Baca juga: Negara Pendiri PBB

Pada 25 April 1945, perwakilan dari 50 negara hadir dalam Konferensi PBB tentang Organisasi Internasional di San Francisco.

Perwakilan negara berdikusi soal masalah dunia dan peran PBB. Utamanya soal politik, ekonomi, dan kesejahteraan sosial.

Begitu pula soal status koloni dan negara jajahan. Begitu juga pertahanan dan dominasi negara-negara adikuasa, dan kesetaraan.

Hal-hal ini dituangkan dalam Piagam PBB yang ditandatangani pada 26 Juni 1945 dan diumumkan pada 24 Oktober 1945.

Baca juga: Badan-badan Khusus PBB

Tujuan PBB

Pembukaan Piagam PBB menyebut tujuan PBB untuk:

  • Menyelamatkan generasi mendatang dari bencana perang
  • Menegaskan keyakinan akan hak asasi manusia
  • Membangun kondisi di mana keadilan dan kehormatan atas kewajiban yang timbul dari perjanjian dan hukum internasional dapat dipertahankan
  • Meningkatkan kesejahteraan sosial dan standar hidup yang lebih baik dalam kebebasan yang lebih luas

Baca juga: Pencapaian dan Tugas Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB

Tugas dan fungsi PBB

Dilansir dari situs resmi PBB, ada sejumlah tugas dan fungsi utama PBB. Berikut rinciannya:

  • Mengupayakan perdamaian dan keamanan
  • Melakukan tindakan militer terhadap ancaman perdamaian
  • Memberi sanksi terhadap pelanggaran keamanan
  • Mengendalikan dan mengurangi persenjataan
  • Memperbaiki perekonomian
  • Membiayai pembangunan
  • Mengatur perdagangan dan pengembangan
  • Melindungi pengungsi dan pencari suaka
  • Memastikan penegakan HAM
  • Mengendalikan peredaran narkotika
  • Menjaga kesehatan dan kesejahteraan dunia
  • Mengendalikan lingkungan
  • Membantu kemerdekaan
  • Mengatasi masalah hukum internasional

Baca juga: Hak Veto PBB: Definisi, Sejarah, dan Perdebatannya

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.