Hiroshima dan Nagasaki, Jadi Kota Maju Setelah Tragedi Bom Atom

Kompas.com - 22/02/2020, 16:00 WIB
Foto diambil pada kisaran 1948, menunjukkan kondisi Kota Hiroshima yang hancur luluh lantak, beberapa tahun setelah AS menjatuhkan bom atom di kota itu. Pada 73 tahun lalu, Agustus 1945, AS menjatuhkan bom Little Boy di Kota Hiroshima, Jepang, sebagai tahap akhir PD II yang menewaskan lebih dari 120.000 orang. Setelah Hiroshima, Kota Nagasaki menjadi sasaran berikutnya. AFP PHOTO/FILESFoto diambil pada kisaran 1948, menunjukkan kondisi Kota Hiroshima yang hancur luluh lantak, beberapa tahun setelah AS menjatuhkan bom atom di kota itu. Pada 73 tahun lalu, Agustus 1945, AS menjatuhkan bom Little Boy di Kota Hiroshima, Jepang, sebagai tahap akhir PD II yang menewaskan lebih dari 120.000 orang. Setelah Hiroshima, Kota Nagasaki menjadi sasaran berikutnya.
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Pada 6 dan 9 Agustus 1945 pasukan Amerika Serikat (AS) menjatuhkan bom atom kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.

Akibat bom atom dua kota tersebut hancur dan menewaskan puluhan ribu jiwa rakyat Jepang. Kematian dan penyakit akibat radiasi terus meningkat selama beberapa dekade berikutnya.

Dampak yang diperoleh sangat luar biasa bagi Jepang. Kondisi itu membuat Jepang menyerah tanpa syarat dalam Perang Dunia (PD) II dan mengakhiri perang.

Karena dua kota yang di bom tersebut merupakan penyangga ekonomi Jepang. Namun Jepang mampu bangkit dengan membangun kembali Hiroshima dan Nagasaki yang telah hancur. Bahkan sekarang menjadi kota maju di Jepang.

Baca juga: Perjanjian Kalijati, Ketika Belanda Serahkan Indonesia ke Jepang

Hiroshima

Dilansir Encyclopaedia Britannica (2015), Hiroshima merupakan kota pertama di dunia yang dilanda bom atom pada 6 Agustus 1945.

Sebagian kota hancur dan diperkirakan rakyat yang tewas akibat ledakan tersebut mencapai 70.000 orang.

Rekontruksi dan pembangunan kembali Hiroshima mulai pada 1950. Di mana dengan pembangunan jembatan Inari.

Pembangunan kembali Hiroshima dilakukan beberapa tahap diberbagai bidang. Di mana dengan bertumpu pada karakter bangsa Jepang yang ulet dan tekun belajar serta masyarakatnya memiliki semangat tinggi.

Akhirnya Jepang mampu bangkit dari keterpurukan. Bahkan mampu berkembang dengan pesat.

Jadi kota industri

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X