Bukti Normatif dan Empirik Indonesia Negara Demokrasi

Kompas.com - 12/02/2020, 13:00 WIB
Petugas KPPS yang mengenakan baju trasisional pemain kuda lumping menjaga kotak suara di TPS 21 Kelurahan Tanjung Piayu, Sungai Beduk, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (17/4/2019). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk antusiasme warga dalam memeriahkan pesta demokrasi serta untuk menarik minat masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. ANTARA FOTO/M N KANWAPetugas KPPS yang mengenakan baju trasisional pemain kuda lumping menjaga kotak suara di TPS 21 Kelurahan Tanjung Piayu, Sungai Beduk, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (17/4/2019). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk antusiasme warga dalam memeriahkan pesta demokrasi serta untuk menarik minat masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

KOMPAS.com - Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara demokrasi. Bagaimana membuktikan bahwa negara Indonesia adalah negara demokrasi?

Dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, untuk membuktikan Indonesia adalah negara demokrasi dapat menggunakan sudut pandang normatif dan empirik.

Bukti normatif

Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Ungkapan normatif tersebut biasanya diterjemahkan dalam konstitusi pada masing-masing negara.

Jadi, bukti normatif bahwa Indonesia adalah negara demokrasi adalah pada dasar konstitusi yaitu Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

Dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia, semua konstitusi yang pernah berlaku menganut prinsip demokrasi. Hal tersebut dapat terlihat dari:

Baca juga: Klasifikasi Demokrasi

  • UUD 1945 Pasal 1 ayat 2 (sebelum amendemen) berbunyi "Kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat".
  • UUD 1945 Pasal 1 ayat 2 (setelah amendemen) berbunyi "Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-undang Dasar".
  • Dalam Konstitusi Republik Indonesia Serikat pasal 1:
  1. Ayat 1 berbunyi "Republik Indonesia Serikat yang merdeka dan berdaulat ialah suatu negara hukum yang demokrasi dan berbentuk federasi".
  2. Ayat 2 berbunyi "Kekuasaan kedaulatan Republik Indonesia Serikat dilakukan oleh pemerintah bersama-sama Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat".
  • Dalam UUDS 1950 pasal 1
  1. Ayat 1 berbunyi "Republik Indonesia yang merdeka dan berdaulat ialah suatu engara hukum yang demokratis dan berbentuk kesatuan".
  2. Ayat 2 berbunyi "Kedaulatan Republik Indonesia adalah di tangan rakyat dan dilakukan oleh pemerintah bersama-sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat".

Untuk melihat apakah suatu sistem pemerintahan adalah sistem yang demokratis atau tidak, dapat menggunakan indikator-indikator yang dirumuskan Affan Gaffar, yaitu:

  1. Akuntabilitas
  2. Rotasi kekuasaan
  3. Rekrutmen politik yang terbuka
  4. Pemilihan umum
  5. Pemenuhan hak-hak dasar

Baca juga: Karakter Utama Demokrasi Pancasila

Berikut ini penjelasannya:

  • Akuntabilitas

Dalam demokrasi, setiap pemegang jabatan yang dipilih rakyat harus dapat mempertanggungjawabkan kebijaksanaan yang hendak dan telah ditempuhnya.

Pemegang jabatan harus dapat mempertanggungjawabkan ucapan, serta perilaku dalam kehidupan yang pernah, sedang dan bahkan yang akan dijalaninya.

Pertanggungjawaban tidak hanya menyangkut dirinya, tapi juga menyangkut keluarganya dalam arti luas yaitu perilaku anak dan istri, juga sanak keluarga.

Halaman:

Sumber Kemdikbud
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Itu Sudut Deklinasi?

Apa Itu Sudut Deklinasi?

Skola
Mengapa Kutub Magnet Selalu ke Arah Utara dan Selatan

Mengapa Kutub Magnet Selalu ke Arah Utara dan Selatan

Skola
Jenis dan Karakteristik Limbah Keras

Jenis dan Karakteristik Limbah Keras

Skola
Contoh Bahan-Bahan Konduktor, Isolator, dan Semikonduktor

Contoh Bahan-Bahan Konduktor, Isolator, dan Semikonduktor

Skola
Sikap Teladan dari Raden Ajeng Kartini

Sikap Teladan dari Raden Ajeng Kartini

Skola
Rumah Baileo, Rumah Adat Maluku

Rumah Baileo, Rumah Adat Maluku

Skola
Pidato: Pengertian, Tujuan, dan Jenisnya

Pidato: Pengertian, Tujuan, dan Jenisnya

Skola
Cara Menulis Teks Pidato

Cara Menulis Teks Pidato

Skola
Kemampuan Seorang Pemimpin dan Tugas-tugasnya

Kemampuan Seorang Pemimpin dan Tugas-tugasnya

Skola
Teknik Pukulan dalam Permainan Bulu Tangkis

Teknik Pukulan dalam Permainan Bulu Tangkis

Skola
Penyebab Keberagaman Ras

Penyebab Keberagaman Ras

Skola
Komponen Penunjang Komunikasi dalam Jaringan (Daring)

Komponen Penunjang Komunikasi dalam Jaringan (Daring)

Skola
Upaya Pemerintah dalam Melaksanakan Pembangunan Nasional

Upaya Pemerintah dalam Melaksanakan Pembangunan Nasional

Skola
Taneyan Lanjhang, Rumah Adat Masyarakat Madura

Taneyan Lanjhang, Rumah Adat Masyarakat Madura

Skola
Perkembangan Embrionik pada Hewan

Perkembangan Embrionik pada Hewan

Skola
komentar
Close Ads X